Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA membuka secara resmi Pemilihan Penyuluh Agama Islam (PAI) Teladan Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018, Rabu (11/7/2018) di Hotel Drego Jalan Sudirman Pekanbaru.
Hadir dalam acara tersebut Kabid Penaiszawa yang diwakili oleh Kasi Penyuluh Drs H Amattaridi, didampingi Kasi MTQ H Masjekki Amri S Sos M Si, Ketua Panitia H Sobri, dan diikuti 23 peserta Pemilihan PAI Tahun 2018.
Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA dalam sambutannya berharap agar Penyuluh Agama Islam Riau bisa mengukir prestasi ditingkat nasional, karena Provinsi Riau memiliki potensi yang cukup besar untuk bersaing dengan penyuluh- punyuluh yang ada di Indonesia. Apalagi, Riau terkenal dengan gudang Da'i dengan da'i- da'i kondangnya, seperti Uztad Abdul Somad, uztad dengan standar nasional dan berkualitas internasional yang sudah mendunia.
"Selain UAS kita jugs punya bayak ustad kondang lainnya, termasuk penyuluh- penyuluh kita. Untuk itu, potensi besar ini harus kita kembangkan dan tingkatkan, sehingga bisa go nasional dan internasional, seperti prestasi siswa MAN 2 kita yang menjadi utusan Indonesia ke Rusia," harapnya.
Kabid Penaiszawa yang diwakili Kasi Penyuluh Drs H Amattaridi M SI didampingi Ketua Panitia Penyelenggara, H Sobri A Ag, menyebutkan peserta pemilihan PAI Teladan 2018 Tingkat Provinsi Riau sebanyak 23 orang terdiri dari penyuluh agama Islam fungsional dan Non PNS se Riau yang dilaksanakan pada 11 - 13 Juli 2018. Dewan juri terdiri dari Drs H Amattaridi M Si, Dr HM Fakhri M Ag dan John Effendi Lc MA.
"Melalui penilihan penyuluh teladan ini kita harapkan akan terpilih PAI berkualitas dan memiliki kuantitas kemampuan yang inovatif, meningkatkan kualitas penyuluhan dikalangan penyuluh, memotivasi seluruh Penyuluh PNS dan Non PNS untuk melaksanakan bimbingan dan penyuluhan agama pada masyarakat penuh ketekunan dan pengabdian, dan menumbuhkan motivasi kreatifitas dikalangan para penyuluh," jelasnya. (mus/eka/faj)