0 menit baca 0 %

Pemerintah Kecamatan Kandis Gelar Tabligh Akbar Bersama H. Tengku Zulkarnain

Ringkasan: Siak (Inmas) - Dalam rangka menyambut tahun baru islam 1438 H sekaligus menyambut hari jadi Kabupaten Siak ke -17 Tahun 2016, pemerintah kecamatan kandis mengadakan tabligh akbar pada hari kamis (20/10/2016) yang dipusatkan di masjid Raya Sultan Assyaidis Syarif Kasim Abdul Jalil, kandis, kabupaten...

Siak (Inmas) - Dalam rangka menyambut tahun baru islam 1438 H sekaligus menyambut hari jadi Kabupaten Siak ke -17 Tahun 2016, pemerintah kecamatan kandis mengadakan tabligh akbar pada hari kamis (20/10/2016) yang dipusatkan di masjid Raya Sultan Assyaidis Syarif Kasim Abdul Jalil, kandis, kabupaten siak. Kegiatan tersebut menghadirkan Da’I Kondang H. Tengku Zulkarnain dari jakarta (Sekjen MUI pusat) yang selalu tampil di layar Televisi TV One pada acara damai Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Siak yang diwakili asisten III Drs. H. Jamaluddin, M.Si, Camat Kandis, Kepala KUA Kecamatan Kandis Kamarizun, S.HI, Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar Kandis. Tabligh akbar ini disambut baik oleh banyak pihak terbukti dengan undangan yang datang mencapai 1500 orang yang memenuhi ruangan dan teras Masjid raya Sultan Assyaidis Syarif Kasim Abdul Jalil, kandis.

Kegiatan ini diawali sambutan dari asisten III Drs. H. Jamaluddin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kepada para jamaah untuk terus mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas karunia yang diberikan dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT demi keselamatn Negeri yang Kita cintai ini dari segala marabahaya. apalagi bertempatan dengan Tahun Baru Islam 1438 H. Masyarakat juga dihimbau untuk terus mendukung pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan kandis dalam menjalankan dan membangun pembangunan diberbagai sektor. Karena tanpa dukungan masyarakat, pembangunan yang direncanakan tidak akan berjalan baik tanpa dukungan semua elemen masyarakat.

Sementara itu, Untaz Tengku Zulkarnain dalam ceramahnya menguraikan tentang makna Tahun baru bagi umat Muslim. Beliau mengajak seluruh Jamah untuk mengoreksi diri. Menurut Beliau berhijrah bukanlah dari tempat yang satu ke tempat tujuan lainnya, namun yang paling penting adalah berhijrah diri dari masa lalu, dari perbuatan yang tidak di ridhoi Allah menuju jalan yang lurus yang di ridhoi Allah SWT. Artinya hari ini lebih baik daripada hari kemarin, dan hari esok lebih baik dari hari ini. (Awl)