Riau (Inmas)- Selain mendapatkan medali, piala, piagam dan
uang pembinaan, pemenag 1, 2 dan 3 pada Lomba Islamic Competition of Science
(ICS) dan MAN Satu Research Competition (Marco)
MAN 1 Pekanbaru Tahun 2019 akan diterima di MAN 1 Pekanbaru tanpa tes melalui
jalur regular dengan hanya melampirkan bukti sertifikat kejuaraan.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Dr H
Marzuki M Ag, pemberian penghargaan kepada siswa dan siswa SMP/MTs sederajat
berprestasi tersebut sebagai bentuk apresiasi atas upaya para siswa dalam
memberikan usaha yang terbaiknya disemua bidang mata pelajaran, khususnya yang
diperlombakan pada ICS, yaitu
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Geografi.
“Bagi para pemenag ICS dan Macro
tingkat SMP/ MTs sederajat kami rekomendasikan untuk masuk ke MAN 1 Pekanbaru,
bagi yang melalui jalur regular kami terima tanpa syarat. Namun untuk yang
ingin masuk dalam smart class pendaftaran harus tetap melalui jalur Penelusuran
Siswa Unggul (PSU),” ungkap Marzuki kepada Inmas, Selasa (12/2/2019). “Untuk
pemenang 1,2 dan 3 lomba ICS sebanyak 21 orang, dan untuk pemenang Marco tingkat
SMP/ MTs sederajat ada 3 tim pemenang setiap tim 3 orang, jadi semua kita beri
kesempatan untuk masuk MAN 1 Pekanbaru jalur regular tampa tes,” tambahnya.
Marzuki mengungkapkan, kegiatan ICS
dan Marco yang digelar oleh MAN 1 Pekanbaru beberapa hari yang lalu merupakan
salah satu kegiatan yang bertujuanuntuk membangkitkan semangat olimpiade para
siswa. Dengan adanya kegiatan kompetensi
akan muncul nanti sains-sains olimpide tinggal Kota, tingkat Provinsi, dan bahkan
tingkat Nasional yang akan membangkitkan generasi-generasi muda dalam bentuk
sains dan teknologi dimasa yang akan datang. Khusus Marco akan menimbulkan
pengalaman-pengalaman dan semangat riset yang luar biasa, karena generasi muda
kedepan harus ahli riset bukan hanya ahli agama.
Apresiasi MAN 1 Pekanbaru terhadap siswa berprestasi
tersebut disambut baik oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Drs H Dahlan Jamil M Ag
dalam rangka terus menjaring siswa siswi berprestasi menuju Madrasah Reseach Nasional.
Apalagi selama ini MAN 1 Pekanbaru sudah sarat dengan prestasi akademik dan non
akademiknya.
“Saya sangat mendukung anak – anak yang berprestasi ini diterima
masuk MAN 1 tanpa syarat, dan saya juga sudah bicara kepada Kepala MAN 1
Pekanbaru, untuk mempertegas agar juara 1 2 3 itu diterima tanpa syarat. Bagi
yang jauh dari provinsi atau dearah lainnya bisa tinggal di asrama,” ungkapnya
dan berharap agar event perlombaan yang dilaksanakan oleh MAN 1 Pekanbaru dapat
dikemas lebih baik lagi, sehingga bisa menjadi event sumatera atau nasional.
(mus/ady/ana)