Pekanbaru (Inmas) - Perhelatan rutin yang tidak pernah terlewatkan bahkan sudah menjadi iven nasional yaitu Pekan Tilawatil Quran (PTQ) yang diselenggarakan oleh RRI. Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, langsung mengambil bagian terpenting pada acara Pembukaan PTQ LPP RRI Pekanbaru dengan memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan ini, Hari Rabu (03/05), di Aula RRI.
Pada laporan panitia yang dibacakan oleh Kepala LPP RRI Pekanbaru, Drs. Edi Supakat, MM, menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini merupakan salah satu upaya dan bentuk kegiatan untuk mendukung melestarikan Al Quran sekaligus membudayakan membaca Al Quran pada masyarakat.
"Kegiatan PTQ ini mengikutkan 3 cabang kegiatan yaitu Tilawah, dan Tausiyah, dan Tahmil Quranย dengan rincian yaitu 69 peserta Cabang Tilawah, 46 peserta Cabang Tausiyah, dan 26 peserta Cabang Tahmil Quran. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan PTQ ini dengan bersemangat dan bersungguh-sungguh," papar Edi Supakat.
Pada pembukaan PTQ LPP RRI Pekanbaru, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA dalam arahannya mengungkapkan bahwa kegiatan seperti PTQ kemudian MTQ dan STQ merupakan kegiatan yang dapat menggugah prestasi umat Islam untuk melestarikan Al Quran serta membiasakan masyarakat untuk membaca Al Quran.
"Sebagai umat Islam, jangan hanya memberantas buta aksara tetapi juga jangan sampai ada masyarakat Pekanbaru yang masih belum bisa membaca Al Quran. Kegiatan seperti ini tentunya dapat membangkitkan minat masyarakat untuk membiasakan diri membaca dan mengkaji Al Quran," jelas Ahmad Supardi.
Selain itu juga, Beliau menambahkan, apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak RRI yang secara rutin melaksanakan PTQ ini yang sedikit banyaknya membantu tugas Kementerian Agama dalam melestarikan Al Quran di masyarakat.
"Saya berharap peserta yang mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan serius sehingga dapat ditingkatkan prestasinya. Menang atau kalah itu hanyalah hasil yang terpenting proses dalam meraihnya sehingga setelah ini harus ada evaluasi sebagai peningkatan prestasi," tutup dan harapan Kakanwil. (nvm/ipad)