0 menit baca 0 %

Pembinaan Peserta Kafilah Kabupaten Bengkalis, dibuka Secara Resmi Kakan Kemenag

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, kembali melakukan pembinaan terhadap 55 peserta utusan Kabupaten Bengkalis yang akan berkompetisi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-38 Tingkat Provinsi Riau tahun 2019. Dijelaskan Ketua Umum LPTQ Kabupaten...

Bengkalis (Inmas) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, kembali melakukan pembinaan terhadap 55 peserta utusan Kabupaten Bengkalis yang akan berkompetisi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-38 Tingkat Provinsi Riau tahun 2019.

 

Dijelaskan Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bengkalis H Bustami HY, ke-55 peserta adalah asli anak watan Negeri Junjungan yang berprestasi pada MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Bengkalis, yang digelar pada 19 s/d 28 September 2019 silam di Kecamatan Mandau.

 

"Atas prestasi tersebut, maka anak-anak kami dipanggil oleh LPTQ Kabupaten Bengkalis. Tentunya hal ini merupakan kehormatan, karena tidak semua anak-anak, bisa mengikuti pembinaan dan mewakili Bengkalis pada MTQ ke-38 tingkat Provinsi Riau tahun 2019 di Kabupaten di Kabupaten Kampar," ungkap H Bustami HY.

 

Hal itu disampaikan H Bustami HY diwakili Ketua III LPTQ Kabupaten Bengkalis H Jumari saat membuka kegiatan pembinaan bagi 55 peserta utusan Kabupaten Bengkalis tersebut, di Kantor LPTQ Kabupaten Bengkalis, pada Jum'at (25/10/2019).

 

Diungkapnya lagi, selama mengikuti pembinaan, peserta akan ditempa, diasuh dan diasah oleh pelatih yang telah teruji kemampuannya.

 

"Untuk itu kami berharap agar kesempatan yang baik ini dapat dipergunakan semaksimal mungkin, guna meningkatkan kemampuan serta memperbaiki kekurangan dan kelemahan," harapnya.

 

Kepada peserta, H Jumari juga berpesan agar senantiasa meluruskan niat, karena yang dibaca, dihafal, maupun ditulis merupakan ayat-ayat Allah SWT yang harus senantiasa kita jaga kemurniannya.

 

Selain itu, yang lebih terpenting, seluruh peserta mampu mewujudkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik dari aspek pergaulan, perilaku, tata krama dan juga berpakaian.

 

"Sehingga anak-anak kami mampu menjadi pembeda dari anak-anak lainnya," pungkas pejabat yang kesehariannya bertugas sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis tersebut.

 

Sementara itu, Muhammad Subandi selaku ketua panitia menjelaskan, pembinaan berlangsung selama 10 hari dan akan berakhir, pada Minggu (03/11/2019) mendatang.

 

Adapun 55 peserta, terdiri dari cabang Tilawah 16 orang, Hifdzil Qur'an 10 orang, Tafsir Qur'an tiga orang, Hadits empat orang, Khattil Qur'an delapan orang, Fahmil Qur'an enam orang, Syarhil Qur'an enam orang dan Musabaqah Makalah Al-Qur'an dua orang.

 

Pembinaan akan dilaksanakan di beberapa tempat, seperti Masjid Agung Istiqomah, Sekretariat LPTQ, aula mess Awang Mahmuda dan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis.

 

Pembukaan tersebut juga dihadiri Ketua MUI Bengkalis H Amrizal, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bengkalis H Zulkarnaen, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Adi Sutrisno dan sejumlah tamu undangan lainnya. (rls-diskominfotik)