Riau (Inmas) Berdasarkan Surat
Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama nomor 274 Tahun 2019 tanggal
13 Mei 2019, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau buka Workshop
Pembinaan dan Pengembangan Kualitas Penyuluh Agama Hindu Se Provinsi Riau,
Jumat 26 Juli 2019 di Hotel Drego โ Pekanbaru.
Tampak hadir pada Kesempatan
tersebut Kepala Kantor wilayah kementerian Agama Provinsi Riav, Dr. Mahyudin
MA, Pembimbing Masyarakat Hindu, Nengah Sujati, S,AG, serta Ketua PHDI Provinsi,
I Gusti Gde Wiratama.
Penyuluh berasal dari kata suluh
yang berarti menerangi orang yang tidak melaksanakan ajaran Agamanya ungkap
Kakanwil Mengawali Sambutannya, ada 4000 Penyuluh yang ada dI Provinsi Riau,
jika setiap penyuluh mampu membawa 10 Orang maka Visi kementerian agama dapat
terwujud.
Dengan terciptanya masyarakat
yang taat pada ajaran agamanya, maka masyarakat akan terhindar dari Penyakit
Masyarakat dikarenakan Agama itu akan menjadi Rem bagi dirinya sehingga mampu
menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama.
Beliau berharap kegiatan ini
mampu membawa dampak positif terhadap pelayanan penyuluh di wilayah kerja
masing โ masing sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Penerang di tengah - tengah Masyarakat.
Lebih Lanjut Poniman Selaku ketua
Panitia melaporkan ย acara yang
berlangsung selama 3 hari 26 s,d 28 Juli 2019 bertujuan untuk memberikan
bimbingan dan Layanan dalam melaksanakan ajaran agama yang diikuti 25 Orang
Penyuluh dari 6 Kabupaten Kota se-riau yakni Pekanbaru, Rohil, Siak, Dumai,
Inhil dan Pelalawan (belen)