Riau (Inmas) – Peran penting Aparatur Sipil Negara dalam mewujudkan komitmen pemerintah saat menuju reformasi birokrasi berbasis kinerja sangat diharapkan dalam mendukung program pemerintah. Hal itu diungkapkan PLT Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA saat mengawali pembukaan kegiatan Pembinaan Pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Jum'at (18/01) sore pada pukul 14.15 WIB di Ameera Hotel, Pekanbaru.
Mahyudin mengatakan peran strategis ASN sebagai pelaksana reformasi birokrasi di Indonesia, menuntut ASN tidak hanya melibatkan perubahan sikap dan perilaku tetapi juga menyangkut loyalitas, kebijakan dalam mengambil keputusan, secara profesional dan berkualitas. “Hal ini akan berdampak terlaksananya reformasi tersebut”, ulasnya. Untuk itu, peningkatan kualifikasi, kompetensi dan kapabilitas, seorang ASN sebagai penggerak utama keberhasilan pembangunan nasional melalui pelaksanaan reformasi birokrasi sangat dibutuhkan hari ini, sambungnya.
PLT Kakanwil memaparkan mengusung tema “Menjalankan Kebijakan dan Pelayanan Publik yang Profesional dan Berkualitas Dalam Mempererat Persatuan dan Kesatuan NKRI” perlu dilakukan upaya pembinaan dan pengembangan kompetensi ASN melalui manajemen kepegawaian yang lebih berkualitas, profesional dan transparan.Â
Ia mengingatkan seluruh ASN Kemenag Riau mengingat kegiatan tersebut adalah kegiatan perdana di Kanwil Kemenag Riau. Maka pada kesempatan itu ia mengajak seluruh ASN yang ada dilingkungan Kemenag Riau, baik itu KUA, madrasah maupun TU sebagai titik central, agar mampu mengomando bawahannya untuk responsif dalam menerima informasi ditengah masyarakat.Â
Mahyudin menegaskan semakin maraknya berita hoaks yang beredar dii media sosial membuat masyarakat menjadi disorientasi informasi. Menanggapi itu ia menghimbau ASN Kemenag Riau untuk cermat dan bijak dalam menerima berita berita bohong (hoaks) tersebut ditengah masyarakat.”Berita hoaks ini akan bisa membuat perpecahan umat, ataupun bentuk provokasi”, ungkapnya. “Ini berbahaya bagi Persatuan dan Kesatuan NKRI”, sebut Mahyudin. “Mari bersama sama kita bertanggung jawab agar Aparatur yang berada dibawah wewenang dan pengawasan masing masing satker, jangan sampai mudah membeo terhadap informasi yang berkembang” pesannya.
Tak hanya itu, Mahyudin juga mengatakan media online saat ini memang signifikan dalam era digital, dan berdampak positif bagi masyarakat, sayangnya seiring itu juga fenomena hoaxs atau berita bohong yang yang mengiringi derasnya arus informasi semakin membanjiri media kita. Maka ASN Kemenag harus mampu menyaring segala bentuk informasi yang datang dari berbagai media yang menyebar hoaks tersebut, ujarnya.
“Berita hoak diinternet banyak beredar dengan tujuan tertentu, akibatnya masyarakat cendrung gampang mengikutinya, untuk itu akan ASN Kemenag harus bersinergi dengan masyarakat untuk berperang melawan hoak, sehingga hoak dapat diminimalisir. “ASN Kemenag harus menjadi aparatur penyejuk ditengah masyarakat”, tukasnya.
Hadir pada kegiatan itu Kabid Urais dan Binsyar Afriliansyah Lubis MA, Kasubbag TU Kemenag Kab/kota, Kepala KUA, Kemad, para Kasi di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.(Vera/Anto/Adi)