0 menit baca 0 %

Pembinaan Karakter Siswa/I Tingkat SMP/Sekolah Minggu Buddha

Ringkasan: Riau (Inmas) Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha, Kementerian Agama khususnya Bimbingan Masyarakat Buddha selenggarakan Pembinaan Karakter Siswa siswi Tingkat SMP/ Sekolah Minggu Buddha di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru, Senin 19 Agustus 2019.Acara yang diikuti 50 Or...

Riau (Inmas) Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha, Kementerian Agama khususnya Bimbingan Masyarakat Buddha selenggarakan Pembinaan Karakter Siswa – siswi Tingkat SMP/ Sekolah Minggu Buddha di Hotel Ratu Mayang Garden – Pekanbaru, Senin 19 Agustus 2019.

Acara yang diikuti 50 Orang Siswa - siswi SMP/ Sekolah Minggu Buddha se – Kota Pekanbaru dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. Mahyudin, MA didampingi Oleh Pembimbing Masyarakat Buddha, Tarjoko. S.Pd, MM.

“Agama ibarat rem dalam sebuah mobil, Jika remnya bagus maka akan selamatlah seluruh yang ada didalamnya, akan tetapi jika remnya saja sudah rusak maka semua yang ada didalamnya pasti akan hancur “ Ungkap Mahyudin mengawali sambutannya.

Itulah arti Pentingnya agama dalam Kehidupan ini. Pembinaan Karakter merupakan bahagian dari Pembinaan Keagamaan yang akan membina seluruh Masyarakat bukan hanya Siswa dan siswi untuk taat dan melaksanakan ajaran agamanya.

Beliau berharap melalui kegiatan ini karakter yang belum sempurna bisa menjadi sempurna sehingga mampu menghasilkan generasi masa depan bangsa yang berkualitas yang nanti akan mampu menjadi Pemimpin bangsa yang bertanggung jawab.

Kegiatan Halfday yang memaparkan Materi Pentingnya Peranan Siswa - Siswi dalam Pembangunan Bangsa serta Penghayatan dan Pengamalan Sila dan Bhakti dalam Membangun Karakter Siswa/ I Buddhis diperuntukkan kepada Siswa- siswi Buddhis se - Kota Pekanbaru.

Pendidikan Karakter adalah sebuah Usaha yang bertujuan untuk merubah, memperbaiki dan mengatur perilaku manusia kearah yang lebih baik dalam koridor kebenaran mutlak menurut ajaran agama. Pendidikan karakter haruslah diterapkan sejak usia dini, remaja hingga dewasa sehingga dapat membentuk karakter seseorang lebih bernilai dan bermoral ungkap Panitia (belen)