Rokan Hilir (Inmas)- Meningkatkan budi pekerti peserta didik/siswa merupakan wajib bagi guru PAI, apalagi di masa sekarang ini perkembangan globalisasi saat ini sangat rentan terhadap segala sesuatu yang menjauhkan siswa dari norma-norma keagamaan. Ini merupakan agenda yang sangat penting Seksi Pendididikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan pelayanan kepada guru-guru PAI terutama yang mengajar di sekolah umum. Pembinaan dan bimbingan ini dilakukan secara bertahap dan saat ini dilakukan terhadap guru-guru PAI yang mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA). Acara dilaksanakan di Hotel Mahera Bagansispiapai Senin, 7 Maret 2016 dengan jumlah peserta 20 orang.
Pembinaan ini bertujuan meningkatkan kwalitas dan kuantitas guru agama islam dan budi pekerti pada sekolah agama dan umum hingga nantinya menjadi guru yang handal dapat berdaya saing dalam memberikan pendidikan kepada anak didik, mempunyai Imtaq dan Iptek dan berakhlakul karimah.
Guru sebagai teladan yang harus memiliki kepribadian yang dapat dijadikan profil dan idola seluruh kehidupannya adalah figur yang sempurna. Itulah kesan terhadap guru sebagai sosok yang ideal yang mampu mengabdikan diri berdasarkan panggilan jiwa, panggilan hati nurani, bukan karena tuntutan uang belaka, yang membatasi tugas dan tanggung jawabnya sebatas di didinding sekolah. Kemuliaan hati seorang guru tercermin dalam kehidupan sehari – hari, bukan hanya sekedar simbol atau semboyan yang terpampang, tutur Kepala Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir saat membuka acara tersebut
Dengan kata lain bahwa untuk menjadi pendidik atau guru, seseorang harus berpribadi, mendidik berarti mentrasfer nilai-nilai yang baik pada siswanya. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam tingkah laku sehari-hari, oleh karena itu pribadi guru itu sendiri merupakan perwujudan dan nilai-nilai yang akan di transfer, maka guru harus bisa memfungsikan sebagai seorang pendidik (tranfer of values) ia bukan saja pembawa ilmu pengetahuan akan tetapi juga menjadi contoh seorang pribadi manusia. Guru PAI sangat berperan penting dalam meningkatkan budi pekerti anak didiknya, ucap H. Agustia, S.Ag.
Pada acara tersebut menghadirkan 3 Materi dan 3 Pembicara :
- Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir Tentang Pembinaan dan Bimbingan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA oleh Bapak H. Agustiar, S.Ag (Ka Kankemenag Kab. Rokan Hilir)
- Pemberdayaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) oleh Bapak H. Suhaimi, S.Ag (Kasi PAKIs Kemenag Kab. Rokan Hilir)
- Peningkatan kompetensi guru oleh Bapak Ardian, S.Pd (Dinas Pendidikan Kab. Rokan Hilir). (nsh)