0 menit baca 0 %

Pembinaan Bagi Jemaah Kloter 2 BTH, Petugas Haji Ingatkan Tata Tertib Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) Salah satu kemudahan yang didapatkan jemaah haji Indonesia tahun ini yakni layanan bus shalawat yang akan mengantar jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram. Sedikitnya ada 20 bus yang akan bolak balik melayani jemaah.Sejumlah bus ini akan beroperasi selama 24 jam terutama pada waktu-wa...

Riau (Inmas) – Salah satu kemudahan yang didapatkan jemaah haji Indonesia tahun ini yakni layanan bus shalawat yang akan mengantar jemaah haji dari hotel ke Masjidil Haram. Sedikitnya ada 20 bus yang akan bolak balik melayani jemaah.

Sejumlah bus ini akan beroperasi selama 24 jam terutama pada waktu-waktu shalat. Meski demikian, jemaah haji Kloter 2  BTH diberikan imbauan dan tata tertib untuk kelancaran arus ke Masjidil Haram, Senin 15 Juli 2019 di Royal Mekkah Hotel.

Rialis mengatakan imbauan sekaligus pembinaan itu dibekali oleh ketua kloter, TPIHI dan TKHI ba'da.

Pada kesempatan itu jemaah diminta menghafalkan rute-rute yang dilalui menuju Masjidil Haram dan arah kembali serta nomor angkutan bus shalawat.

"Ketika hendak meninggalkan gedung pemondokan menuju Masjidil Haram juga harus perhatikan rute-rute yang dilalui sehingga ketika akan kembali ke pemondokan akan ingat wilayah yang ditempati," katanya.

Kami memberikan orientasi pada jemaah sehingga mengetahui rute mana yang dilalui oleh bus shalawat tersebut,” ujar Rialis.

“Pastikan bus sholawat ke Syisyah 1 rute syib Amir no. Bus 7”, katanya kepada seluruh jemaah. Selain itu saat jemaah turun dari bus petugas juga mengimbau agar menuju pintu marwa masuk mesjid dan bisa juga melalui pintu babussalam hanya agak memutar sedikit, sebutnya.

Yang tak kalah penting, sambung Rialis jika jemaah sudah berada di  dalam mesjid sebaiknya selalu berkumpul dalam kelompok kecil dan kalau bisa berkelompok besar.

Pihaknya juga mengimbau hal lain yang harus dilakukan adalah memperhatikan kondisi Masjidil haram, tempat tinggalnya dan lingkungan sekitar," katanya.

Meskipun sudah diimbau agar tidak terlepas dari rombongan, ada saja jamaah yang terlepas karena saking banyaknya jamaah melakukan tawaf. Begitu terlepas, mereka kebingungan. Petugas yang menemukannya kemudian mengantarkan kembali ke rombongan.

Seperti dialami salah seorang jemaah BTH 2 yang terpisah dari rombongan saat melakukan tawaf dan hendak melakukan prosesi sa'i.

“Waktu tawaf jemaah ada yang terpisah karena uzur dan petugas haji Indonesia menemani dan melayaninya sampai selesai” jelas Rialis.

Ketua kloter beserta TPIHI Asmuni Hasan juga mengingatkan jemaah agar tertib saat keluar masuk.” jika ingin berhenti tinggal ngomong no. Rumah 106   dan langsung turun didepan pintu hotel”, ujarnya.

Terlebih lagi untuk jemaah yang turun sebaiknya  mendahulukan yg didekat pintu.

Istimewanya tahun ini sudah tidak ada lagi supir bus meminta uang baksos atau sedekah, katanya.

Jemaah kloter 2 BTH ini juga diingatkan untuk menjaga kesehatan oleh TKHI mengingat suhu di Mekah sore mencapai 41 ° Celcius.(vera)