0 menit baca 0 %

Pembinaan ASN Kemenag Riau Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Layanan Publik

Ringkasan: Riau (Kemenag) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau menyambut Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Dr. H. Faisyal Ali Hasyim, SE., M.Si., CA., CSEP di Aula Kanwil pagi ini Rabu (27/11/2025). Berlangsung kegiatan pembinaan pegawai bersama yang dihadiri oleh Kabag...

Riau (Kemenag) – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau menyambut Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Dr. H. Faisyal Ali Hasyim, SE., M.Si., CA., CSEP di Aula Kanwil pagi ini Rabu (27/11/2025). Berlangsung kegiatan pembinaan pegawai bersama yang dihadiri oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Riau Rahmat Suhadi, para Kepala Bidang dan Pembimas Kanwil Kemenag Riau, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Kepala Madrasah Negeri se-Kota Pekanbaru, Kepala Kantor KUA se-Kota Pekanbaru, serta ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.

Dalam pembinaannya, Staf Ahli Menteri Agama menyampaikan materi bertema mewujudkan layanan publik berkualitas melalui penerapan nilai-nilai hak asasi manusia. Ia menguraikan berbagai tantangan layanan publik, mulai dari kompetensi aparatur yang belum merata, kultur birokrasi yang lamban, kurangnya koordinasi, kesenjangan digital, hingga rendahnya partisipasi dan literasi masyarakat. Seluruh materi tersebut menegaskan bahwa layanan publik adalah instrumen pemenuhan HAM yang menuntut standar pelayanan yang jelas, akuntabel, transparan, inovatif, adaptif, serta berpihak kepada pengguna.

Staf Ahli Menteri Agama dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama penyelenggaraan layanan publik. Dalam penyampaiannya ia mengatakan bahwa “ Sistem yang transparan dan akuntabel akan meminimalisir praktik pungli dan penyelewengan jabatan. Setiap unit layanan harus memastikan bahwa proses kerja dapat dipantau dan mudah dipahami oleh masyarakat.”

Ia juga mengajak para Kepala Kantor Kemenag untuk tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi lebih sering turun langsung ke lapangan. Menurutnya, “Pimpinan harus engage dengan kondisi pelayanan di lapangan, karena dengan melihat langsung, kita dapat mengetahui persoalan yang muncul dan segera menyelesaikannya.”

Sementara itu, Kakanwil dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas materi dan penguatan yang diberikan Staf Ahli Menteri Agama. Ia mengatakan bahwa pembinaan seperti ini menjadi pengingat bagi jajaran ASN untuk terus memperbaiki kualitas layanan. Ia menyampaikan bahwa “Pembinaan seperti ini mengingatkan kita bahwa tugas ASN bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi menghadirkan pelayanan yang manusiawi, adil, dan memberi kemudahan bagi masyarakat. Saya berharap seluruh ASN Kemenag Riau mampu meningkatkan kualitas layanan dan bekerja dengan penuh integritas.”

Kegiatan pembinaan ditutup dengan penguatan komitmen bersama untuk terus menghadirkan layanan publik yang berkualitas, membangun budaya kerja yang komunikatif, menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan, serta menegakkan prinsip good governance di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau.#