Rokan Hilir (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melaksanakan pembinaan bagi 16 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Optimalisasi dan Paruh Waktu di lingkungan Kankemenag Rohil. Kegiatan tersebut digelar di aula kantor setempat, Selasa (2/12/2025).
Kepala Kantor Kemenag Rohil, H. Khairul, dalam sambutannya menekankan pentingnya menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWT karuniakan. Menurutnya, rasa syukur bukan hanya bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta, tetapi juga menjadi kekuatan batin yang mendorong ASN dan PPPK untuk bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
Lebih lanjut, H. Khairul memaparkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yang wajib dijunjung tinggi oleh seluruh ASN, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut bukan sekadar jargon, melainkan pedoman moral yang harus tercermin dalam sikap, pelayanan, dan kinerja sehari-hari.
"Melalui pengamalan lima nilai budaya kerja ini, kita berharap dapat menghadirkan layanan publik yang humanis, berkualitas, dan mencerminkan wajah Kementerian Agama yang bersih, berkomitmen, serta terpercaya," ujar Khairul.
Lebih jauh, H. Khairul juga mengajak PPPK untuk terus beradaptasi dengan dinamika zaman dan pesatnya perkembangan teknologi. Transformasi digital, katanya, harus dijadikan peluang untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan.
"ASN harus siap berubah dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Kita tidak boleh tertinggal oleh zaman. Tingkatkan kompetensi, kembangkan diri, dan manfaatkan teknologi sebaik-baiknya," pesan Khairul.
H. Khairul turut menegaskan pentingnya menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat di mana pun ASN bertugas. Program atau tindakan yang digulirkan, menurutnya, harus memberi manfaat nyata dan dirasakan oleh umat.
"Keberadaan ASN Kementerian Agama harus membawa dampak positif. Setiap program, layanan, dan tindakan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, "tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, 16 PPPK menerima penjelasan lengkap mengenai hak dan kewajiban ASN, pengenalan berbagai aplikasi layanan kepegawaian Kementerian Agama, serta pemaparan terkait administrasi yang wajib dipenuhi guna kelancaran proses layanan kepegawaian. Penjelasan disampaikan secara sistematis untuk memastikan seluruh PPPK memahami tugas dan prosedur yang akan dijalankan.
Kegiatan pembinaan turut diisi sesi dialog dan tanya jawab, yang memberikan ruang bagi peserta untuk menggali lebih dalam berbagai hal terkait tugas dan administrasi kepegawaian. Hadir dalam kegiatan ini Kasubbag TU H. Suhaimi, Bendahara Pengeluaran Ade Sylviani Noer, serta Tim Kepegawaian Nova Novita dan Ciska Debora Sihombing. (Humas)