0 menit baca 0 %

Pembimas Katolik, Gea : Tahun 2018 USBN dilakukan pada Pendidikan Tingkat Menengah

Ringkasan: Riau (Inmas) Dalam rangka persiapan Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2017/2018, Kanwil Kemenag Riau melalui Bimbingan Masyarakat Katolik menggelar Sosialisasi dan Penyusunan Soal USBN Tingkat Menengah berdasarkan Kisi-kisi Soal TP 2017/2018 di Hotel Dian Graha Pek...

Riau (Inmas) Dalam rangka persiapan Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2017/2018, Kanwil Kemenag Riau melalui Bimbingan Masyarakat Katolik menggelar Sosialisasi dan Penyusunan Soal USBN Tingkat Menengah berdasarkan Kisi-kisi Soal TP 2017/2018 di Hotel Dian Graha – Pekanbaru.

Acara yang digelar selama tiga hari 19 s.d 21 Feb 2018 tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. Ahmad Supardi MA, Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa Gea.M.Pd yang diikuti 40 Orang Pengurus KKG dan MGMP serta Pengawas Se Provinsi Riau.

Ketua Panitia, Lotmauli Togatorop melalui Pembimbing Masyarakat Katolik melaporkan Penyusunan Soal Tahun Pelajaran 2017/2018 disesuaikan dengan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa  Gea menambahkan materi USBN jenjang SD di tahun 2018 hanya mengujikan tiga mata Pelajaran yakni Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika. Sementara materi USBN jenjang SMP, SMA, SMK akan mengujikan seluruh mata Pelajaran salah satunya Pendidikan Agama Katolik. Akan tetapi untuk mengevisienkan waktu kita juga mengundang Pengurus KKG Pendidikan Agama Katolik paparnya.

Adapun dasar hukum dilaksanakan acara ini  Undang-undang No.20 Tahun 2003, Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2007, Peraturan Pemerintah Nomor 83 Tahun 2015, Keputusan Presiden N0.42 Tahun 2002, Peraturan Menteri Agama No.13 Tahun 2012, Peraturan Menteri Agama No 45 Tahun 2014 serta Keputusan Kepala  Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau No 142 tanggal 08 Februari 2018   tentang Sosialisasi dan Penyusunan Soal USBN Tingkat Menengah. Gea Berharap lewat sosialisasi ini mampu menghasilkan Soal yang mudah dan gampang dicerna sehingga anak didik bisa menyelesaikan dengan baik.

“ Kita adalah orang yang beruntung yang dipercayakan oleh Segenap masyarakat dalam Penyusunan Soal USBN” Papar Ahmad Supardi Mengawali sambutannya. Tidak semua orang bisa terpilih dalam Penyusunan Soal USBN seperti Ini karena ini mempunyai Tugas dan Beban Moral yang sangat tinggi. Bukan hanya membuat tetapi menjaga kerahasiaan Soal pun harus kita jaga tambahnya.

Supardi berharap melalui acara ini kita mampu menyelesaikan soal USBN sedemikian rupa sesuai Proporsional tiap daerah dan juga mampu meningkatkan Silaturahmi Guru di Dua Belas Kabupaten Kota Se- Provinsi Riau paparnya mengakhiri.

Kegiatan full Board yang mengundang Narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Pengawas Tingkat Menengah diakhiri dengan Doa (Belen/Afn)