Meranti(Kemenag)– Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Wiryanto, melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah vihara, yayasan, dan lembaga pendidikan Buddha di wilayah Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa(11/11/2025).
Dalam kunjungan ini, Wiryanto didampingi oleh Penyelenggara Buddha Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, Metawati. Keduanya menyambangi Yayasan Tanah Murni Nusantara, Sekolah Kasih Maitreya, Yayasan Prajna Mitra Maitreya, Perguruan Patria Dharma, serta beberapa vihara, di antaranya Vihara Buddha Dharma, Vihara Cakrawala Dharma, dan Vihara Bodhi Ratana.
Pembimas Wiryanto menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dan pembinaan awal dirinya setelah menerima amanah sebagai Pembimas Buddha yang baru di lingkungan Kanwil Kemenag Riau.
“Sebagai pejabat yang baru bertugas, saya ingin mengenal langsung kehidupan beragama umat Buddha di Kepulauan Meranti. Melalui kunjungan ini, kami mendengarkan aspirasi, kebutuhan, serta kondisi lembaga keagamaan yang menjadi mitra binaan Kementerian Agama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wiryanto menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan dengan pemerintah dalam memperkuat pembinaan umat dan moderasi beragama.
“Kemenag berkomitmen untuk terus hadir mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan umat Buddha, agar berjalan harmonis dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Sementara itu, Metawati, selaku Penyelenggara Buddha Kemenag Kepulauan Meranti, mengungkapkan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kehadiran Pembimas Buddha di tengah umat memberikan semangat baru bagi lembaga dan sekolah-sekolah Buddha di Meranti. Kami berharap sinergi dan pembinaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat,” ungkapnya.
Kunjungan ini disambut hangat oleh para pengurus vihara, pengelola yayasan, dan tenaga pendidik di sekolah-sekolah Buddha. Mereka berharap dukungan dari Kementerian Agama terus berlanjut untuk memajukan pendidikan dan kehidupan keagamaan yang damai serta penuh toleransi di Kepulauan Meranti. (t)