0 menit baca 0 %

Pemberkasan Selesai, 239 Peserta Tinggal Menunggu SK dan Penetapan NIP

Ringkasan: Riau (Inmas)  Proses pemberkasan berakhir, Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Kasubbag Ortala Kepegawaian menargetkan paling lambat penyampaian usul penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) 2018 sudah bisa diproses oleh Kemenag pusat. Kendati  terkait pengusulan NIP ini masih ada waktu dari BKN s...

Riau (Inmas) –  Proses pemberkasan berakhir, Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Kasubbag Ortala Kepegawaian menargetkan paling lambat penyampaian usul penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) 2018 sudah bisa diproses oleh Kemenag pusat. Kendati  terkait pengusulan NIP ini masih ada waktu dari BKN sampai akhir Februari mendatang namun Kasubbag Ortala Kepegawaian Kanwil Kemenag Riau Drs H Kamaruddin mengaku telah mengajukan pengusulan NIP baru dengan mengirimkan nama nama peserta CPNS tersebut ke Kemenag pusat baru baru ini. 

Sesuai peraturan BKN No 14/2018, peserta seleksi yang dinyatakan lulus seleksi, diangkat dan ditetapkan sebagai CPNS oleh PPK setelah mendapat persetujuan teknis dan penetapan NIP dari Kepala BKN Pusat. “Pengusulan NIP sudah kita ajukan sejak sekitar 5 hari yang lalu, kemudian untuk proses menginputnya baru kita mulai setelah ada respons dari Jakarta, lalu Panlak CPNS Kemenag Riau disini bisa mulai bekerja, dan membawa berkas yang asli  ke Kemenag pusat”, ungkapnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, jum’at (08/02) pagi. “Proses penetapan NIP baru akan dilakukan setelah berkas usul penetapan NIP diterima lengkap oleh BKN dari Kemenag”, ujar Kamaruddin.

Kamarudin mengatakan pihaknya telah selesai melakukan pemberkasan CPNS dimana batas terakhirnya sampai tanggal 5 Februari 2019 lalu. Saat ini, kita pun juga menunggu kegiatan yang dari Jakarta,setelah selesai pemberkasan  para panitia akan mengentri data peserta yang lulus sebanyak 239 tersebut melalui aplikasi dan passwordnya dari masing masing profesi, sebutnya.

Ia mengaku berupaya seoptimal mungkin demi melancarkan kegiatan rekrutmen CPNS hingga tahap akhir menjelang akhir 19 Februari 2019 ini. Alhamdulillah semua pemberkasan kita, dari teknikal meeting masing masing sudah melakukan yang maksimal dan kita tetap arahkan mereka untuk melakukan cek ulang seluruh berkas berkas yang telah masuk ini, mana tahu masih ada berkas yang tertinggal atau mungkin salah penulisan nama atau biodata lainnya dan segala macam syarat yang sudah kita tentukan dalam pemberkasan itu.”Berkas ini dibagi dalam tiga rangkap, yang pertama satu rangkap asli akan kita bawa sesuai dengan usulan penempatan nantinya, usul NIP sudah kita kirim, tapi untuk penempatan masih kita susun, setelah selesai semuanya baru diiringi dengan satu rangkap yang asli pemberkasan dari peserta CPNS itu.

“Yang pasti sampai saat ini kita menunggulah, karena  salah seorang panitia CPNS sekarang ini tengah mengikuti kegiatan aplikasi SKCK di Jakarta, nah dari situ nanti kita akan mulai bekerja lagi, Tim kami akan berupaya untuk  untuk meminimalisir kemungkinan kesalahan teknis  (error)”, imbuhnya.

Ia sangat berharap seluruh panitia yang terlibat bagian kepegawaian dapat  bekerja secara optimal untuk pemberkasan CPNS hingga penetapan NIP nanti.” CPNS kita jumlahnya cukup banyak, dari 239 cpns, untuk guru sebanyak 229, 10 lainnya  untuk formasi JFT dan JFU”, katanya.” semoga mereka siap ditempatkan dimanapun nanti bagaimanapun dengan lulus CPNS ini sudah seharusnya bersyukur yang banyak, dan berniat menjadi ASN profesional yang amanah”, tutup mantan Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Madrasah ini.(vera/adi)