0 menit baca 0 %

Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Riau 2015 Lancar

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Sampai saat ini, 4050 orang jemaah haji Riau sudah tiba di kampung halaman. Walaupun begitu, jemaah Riau masih terdapat di Batam dan Mekkah. Jemaah Riau masih tinggal di Batam sebanyak 6 orang. 3 orang sakit, 3 orang pendamping.

Pekanbaru (Inmas) – Sampai saat ini, 4050 orang jemaah haji Riau sudah tiba di kampung halaman. Walaupun begitu, jemaah Riau masih terdapat di Batam dan Mekkah. Jemaah Riau masih tinggal di Batam sebanyak 6 orang. 3 orang sakit, 3 orang pendamping. Jemaah yang sakit tersebut adalah Idris Arief asal Bengkalis, Amrullah dan Iskandar Muluk asal Kota Pekanbaru. Selain masih dirawat di Batam, 1 orang jemaah haji Riau masih dirawat di tanah suci atas nama Khadijah asal Indragiri Hilir.

Informasi ini diutarakan Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau di ruangannya, Selasa (27/10).

“Alhamdulillah, pemulangan jemaah haji Riau berjalan lancar walaupun kondisi Riau mengalami gangguan kabut asap yang parah. Sebagian dapat kita pulangkan melalui Hang Nadim menuju Bandara Sultan Syarif Kasim, yaitu kloter VIII, IX serta X. Sementara kloter dari Kuansing dan Rokanhulu melalui Hang Nadim menuju Minangkabau,” kata Kabid PHU.

Lebih lanjut Kabid PHU menginformasikan bahwa sebagian lagi pulang melalui jalaur laut yaitu dari Pelabuhan Sekupang Batam menuju Pelabuhan Buton, Siak.

“Tahun ini jemaah haji kita alhamdulillah aman dalam melaksanakan ibadah haji. Kita tak tersangkut masalah paspor. Tak pula terkena musibah crane di Masjid Alharam serta tragedi Mina,” tutup Kabid.

Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2015 ini, Jemaah Haji Riau yang wafat sebanyak 15 orang, yaitu Marnis Rikin Sirin, Ahmad Aziz Azid Abdullah, Mukhtar Muhammad Syarif, Sugimin Bin Karto Nandar, Rosnah Binti Yusu Jamil, Hamid Daem Sani, Oloan Lubis Abu Hasyim, Bahari Kanso Boka, Warnita Habib Basa, Nurinis Binti Burhan Dahula, Apris Intan Judin, Abdul Jalil Bin Kotik Imam, Asna Binti Saidina Nur, Badul Sanji, Tima Suri Badila. (ghp)