0 menit baca 0 %

Pembangunan Agama dan Keagamaan Harus Diketahui Masyarakat

Ringkasan: Pekanbaru, 6/1 (Humas) - Dalam sambutannya pada acara resepsi syukuran peringatan HAB Departemen Agama RI ke-64 tahun 2010, Selasa malam (5/1), Kepala Kanwil Depag Riau Drs. H. Asyari Nur SH, MM menyatakan bahwa sosialisasi pembangunan agama dan keagamaan harus lebih ditingkatkan agar masyarakat dap...
Pekanbaru, 6/1 (Humas) - Dalam sambutannya pada acara resepsi syukuran peringatan HAB Departemen Agama RI ke-64 tahun 2010, Selasa malam (5/1), Kepala Kanwil Depag Riau Drs. H. Asyari Nur SH, MM menyatakan bahwa sosialisasi pembangunan agama dan keagamaan harus lebih ditingkatkan agar masyarakat dapat mengetahui pencapaian hasil-hasil pembangunan. Bagi instansi Depag sendiri upaya tersebut mempunyai dampak luas tidak saja terhadap masyarakat tetapi juga instansi-instansi lain agar terbangun kesepahaman dan saling pengertian. Selama ini program-program Depag sangat berkaitan dengan instansi-instansi lain seperti Departemen Sosial, Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan, Departemen Koperasi, dan pemerintah sendiri. Untuk itu kerjasama dan kemitraan perlu digalang bersama agar tercipta sinergi dan singkronisasi dalam mengisi pembangunan. Peranan lembaga keagamaan atau ormas Islam juga tidak boleh diabaikan karena fungsinya cukup efektif dalam membantu pemerintah. Pada kesempatan itu dipaparkan juga arah dan strategi pembangunan agama dan keagamaan di Provinsi Riau yang dirumuskan dalam 5 Program Pokok Departemen Agama. Implementasi dari program-program pokok tersebut antaranya direalisasikan dalam bentuk pembangunan dan pemberian bantuan agama tahun 2010 senilai Rp. 27 Milyar kepada Kabupaten Rokan Hilir. Demikian tambah Asyari Nur. (as).