0 menit baca 0 %

Pembacaan Yasin Rutin Jumat Pagi, Kemenag Pelalawan Jaga Tradisi dan Spirit Keagamaan

Ringkasan: Pelalawan (Kemenag) Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali melaksanakan kegiatan rutin pembacaan Surat Yasin pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung khidmat di Mushola Al-Ummah Kantor Kemenag Pelalawan, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai,...

Pelalawan (Kemenag) – Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali melaksanakan kegiatan rutin pembacaan Surat Yasin pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung khidmat di Mushola Al-Ummah Kantor Kemenag Pelalawan, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, mulai dari staf hingga kepala kantor.

Pembacaan Yasin rutin ini telah menjadi agenda mingguan di lingkungan Kemenag Pelalawan. Tidak hanya bertujuan untuk membiasakan para ASN dalam membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi ruang spiritual bersama bagi pegawai untuk mempererat ukhuwah dan saling mendoakan, khususnya bagi keluarga atau rekan yang telah wafat. Dengan kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan terus diinternalisasi dalam rutinitas kerja sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini, pembacaan Yasin dipimpin oleh Muhammad Arief. Selain sebagai bagian dari rutinitas, ia secara khusus memanfaatkan momen tersebut untuk mendoakan almarhumah ibundanya yang telah berpulang lima tahun lalu. Suasana haru menyelimuti mushola ketika doa-doa dipanjatkan bersama, menciptakan kebersamaan yang menyentuh hati di antara para pegawai.

Setelah pembacaan Yasin selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Yanto Subarkah A.H. Doa bersama ini ditujukan untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran tugas seluruh pegawai, serta untuk mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia.

Sebagai penutup kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Syafwan, memberikan arahan penting kepada seluruh pegawai. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa ibadah harus menjadi prioritas utama, termasuk di tengah kesibukan pekerjaan.

“Kalau sudah masuk waktu salat, tinggalkan pekerjaan. Jangan sampai karena sibuk, kita mengabaikan kewajiban utama sebagai seorang muslim,” tegasnya.

Syafwan juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti Yasinan ini harus tetap dilaksanakan secara konsisten meskipun tidak semua pegawai bisa hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter ASN Kemenag yang religius dan berintegritas.

Dengan kegiatan seperti ini, Kemenag Pelalawan tidak hanya menjaga semangat kebersamaan dan nilai keagamaan di lingkungan kerja, tetapi juga membuka ruang untuk saling mendoakan, terutama bagi keluarga dan kerabat yang telah mendahului. Membaca Yasin dan doa bersama menjadi jembatan batin yang mengingatkan kita akan pentingnya amal jariah dan hubungan spiritual yang terus hidup meski jasad telah tiada. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi cahaya dan rahmat bagi mereka yang telah wafat, sekaligus penguat iman bagi yang masih hidup.(dbs)