0 menit baca 0 %

Pemantapan Karu Karom JCH Rohul

Ringkasan: Rokan Hulu (inmas) Ketua Rombongan dan Ketua Regu sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat membantu Jamaah Haji dalam Rangka Pelaksanaan ritual ibadah haji di Tanah suci, demikian disampaikan H. Zulkifli, S. Ag. M. Pd. I dalam arahan Manasik Haji Kabupaten yang ditaja Kemenag Rohul, Senin, 24/7 di Aul...

Rokan Hulu (inmas) Ketua Rombongan dan Ketua Regu sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat membantu Jamaah Haji dalam Rangka Pelaksanaan ritual ibadah haji di Tanah suci, demikian disampaikan H. Zulkifli, S. Ag. M. Pd. I dalam arahan Manasik Haji Kabupaten yang ditaja Kemenag Rohul, Senin, 24/7 di Aula Kemenag Rohul.


Ketua Panitia  H. Mulyadi M. Sy Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Rohul dalam sambutannya menjelaskan jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) tahun 2017 berjumlah 455 orang, Kloter 7 akan diberangkatkan tanggal 3 menuju Pekanbaru, sementara Kloter 9 akan diberangkatkan tanggal 5 menuju pekanbaru, tanggal 6 dari pekanbaru menuju Embarkasi Batam.


Selain itu Mulyadi juga menjelaskan JCH sudah dibekali di Kecamatan namun walau demikian tetap diadakan manasik haji Kabupaten, Insya Allah tanggal 17 sampai dengan 19 juli 2017, harapan saya manasik ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga JCH benar-benar matang kita harapkan menjadi haji yang mandiri.


Zulkifli, sebagai Ketua Pembentukan Ketua Rombongan dan Ketua Regu juga menjelaskan salah satu fungsi Karu-Karom di tanah suci untuk membantu dan mengarahkan jamaah haji dalam rangka melaksanakan ibadah haji hal ini sangat diharapkan dikarenakan jumlah jamaah haji kita tahun ini meningkat dari sebelumnya mencapai separoh, yaitu berjumlah 455 orang.


lain dari itu Karo Karom juga diharapkan bekerja keras dalam membantu jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji, pekerjaan ini dimulai dari pemberangkatan jamaah haji hingga pemulangan ke kampung halaman, membantu dari hal-hal kecil sampai hal-hal besar, pesan tersebut disampaikan pada seluruh jamaah haji, ujar Zulkifli, yang kesehariannya di kenal sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Rohul


H. Zulkifli juga menjelaskan haji mabrur dapat dilidat sesudah kembalinya kekampung halaman dimana pergaulan dengan masyarakat semakin baik dapat menjaga lidah yang pada intinya jelas H. Zulkifli haji mabrur dapat dinilai orang lain pada saat  pulangnya dari pelaksanaan haji, khusus pada karu karom jangan sampai tugas yang diamanahkan ini, menjadi penghalang  dalam pelaksanaan ibadah, semoga JCH Rohul menjadi haji yang mabrur pungkasnya (rt).