0 menit baca 0 %

Pelunasan Tahap Pertama Sudah Berakhir, Tercatat 864 CJH Telah Melunasi Bipih

Ringkasan: Kampar (Inmas)- Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Holip, S.Ag mengatakan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020 M untuk jamaah haji reguler tahap pertama telah ditutup Kamis (30/4/2020).

Kampar (Inmas)- Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Holip, S.Ag mengatakan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1441 H/2020 M untuk jamaah haji reguler tahap pertama telah ditutup Kamis (30/4/2020). Demikian disampaikannya kepada humas Kemenag Kampar hari ini, Rabu (06/05)

Holip mengatakan jumlah  jemaah haji reguler yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk musim haji 1441 H/ 2020 M, sampai batas akhir per 30 April untuk tahap pertama telah melakukan pelunasan sebanyak 864 orang CJH dari 938 jemaah haji. Jumlah tersebut berdasarkan sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat).

Selanjutnya Holip mengatakan ada sebanyak 74 orang jemaah haji reguler tidak melakukan pelunasan Bipih. Alasan kenapa banyak yang tidak melunasi Bipih, berkemungkinan karena adanya pengaruh penyebaran dan penularan virus corona covid-19 yang telah mewabah bahkan telah menjadi pandemi. Berarti dengan demikian kuota jemaah haji belum terpenuhi, dan akan dilakukan pelunasan untuk tahap kedua, yang akan dimulai pada 12 hingga 20 Mei 2020.

“Pelunasan tahap kedua ini dibuka untuk jemaah berhak lunas yang mengalami gagal pembayaran karena sistem saat tahap pertama.Selain itu, mereka yang berhak melunasi pada tahap kedua adalah pendamping lansia, penggabungan mahram, serta jemaah disabilitas dan pendampingnya. Dalam pelunasan Bipih jemaah haji reguler untuk tahap kedua kita mengacu pada Kepdirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Nomor 160 Tahun 2020, tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 2020, ujar Holip.

Lebih lanjut Holip mengatakan dan menghimbau kepada jemaah agar tetap melakukan pelunasan, sebab hingga saat ini belum ada berita pembatalan atau penundaan keberangkatan haji dari pihak berwenang. Selain itu, jemaah dihimbau untuk tidak panik dan bimbang terkait keberangkatan haji, semoga wabah ini segera berlalu dan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji yang sudah lama ditunggu pungkas Holip. (Ags/Usm/Mjs)