Riau (Humas) - Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441 H/2020 M masih berlangsung. Untuk tahap I akan berakhir sampai tanggal 30 April 2020. Dari 5008 jemaah haji yang berhak melakukan pelunasan, sudah 90,28 persen jemaah haji Provinsi Riau melakukan pelunasan masih tersisa 487 orang.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah H Darwison MA menyampaikan Kemenag Riau mengikuti Surat Edaran ( SE) dari Menteri Agama RI nomor. 240001 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Reguler Tahun 1441H/2020M dalam upaya pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease. Dalam menindak lanjuti SE Menag tersebut, pelunasan BPIH tahap II yang sebelumnya dari tanggal 30 April 2020 sampai dengan 15 Mei 2020, menjadi 12 Mei 2020 sampai dengan tanggal 20 Mei 2020.Â
"Apabila sampai dengan tanggal 30 April 2020 kuota jemaah haji reguler, kuota PHD dan kuota KBIHU belum terpenuhi, maka pembayaran Bipih diperpanjang hingga 20 Mei mendatang, " katanya.Â
"Data Siskohat kita perhari ini saja tanggal 27 April sudah mencapai 90,28 persen jamaah haji kita yang melakukan pelunasan BIPIH," tutur Darwison, Senin (27/04) via selluler.Â
Sesuai dengan protokol pengendalian Covid-19, maka bagi BPS BIPIH dalam melayani jumlah jemaah yang melunasi dalam perhari dibatasi.
"Bagi jemaah yang datang langsung melalui teller membawa pas foto untuk selanjutnya dikirimkan ke pihak kemenag Kab/Kota, dan bagi jemaah yang melunasi tanpa tatap muka (non teller) untuk memberikan surat kuasa pendebetan kepada pihak BPS Bipih dan bukti dikirimkan ke Kemenag Kab/Kota tanpa tanda tangan jemaah." Terangnya.
Darwison menegaskan peraturan ini harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua pihak terutama pihak Perbankan dan petugas pelayanan di seksi Haji dan Umrah di Kemenag Kabupaten/kota.
Ia mengajak para stakeholder di Kabupaten/kota terus melakukan sosialisasi agar para jemaah melakukan pelunasan melalui mekanisme tanpa tatap muka (non teller).
Pihaknya mengaku terus mendorong jemaah untuk melakukan pelunasan secepatnya sebelum berakhirnya masa pelunasan.
"Hal ini urgen guna mengantisipasi apabila terjadi masalah dalam hal pelunasan, Alhamdulillah Pelunasan Provinsi Riau sudah mencapai 90,28 persen." Katanya.
"Kebiasaan mendekati akhir masa pelunasan jemaah, jemaah yang ingin melunasi BIPIH bisa akan menumpuk, mumpung masih ada waktu untuk mengurusinya, saya imbau jemaah untuk sedianya melunasi," jelasnya.(vera)