0 menit baca 0 %

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sekolah Buddhis Nava Dammasekha Meranti

Ringkasan: Riau ( Inmas) - Pembimas Budha Kanwil Kemenag Riau Tarjoko SAg dan  mendampingi Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA pada peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Sekolah Nava Dammasekha di Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Meranti pada Rabu Siang (6 September 2017).Tarjoko selaku Pembimas...

Riau ( Inmas) - Pembimas Budha Kanwil Kemenag Riau Tarjoko SAg dan  mendampingi Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA pada peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Sekolah Nava Dammasekha di Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Meranti pada Rabu Siang (6 September 2017).

Tarjoko selaku Pembimas Budha memberikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Kakanwil Kemenag Riau yang mau datang ke tempat yang masih terbilang jauh dari kota Selat Panjang. Ia mengatakan bahwa kehadiran gedung sekolah ini dapat memudahkan umat dan anak anak dalam pendidikan. Dengan menananamkan nilai nilai ajaran agama Budha yang kebih baik dan berkualitas.

Lebih dari itu Tarjoko menyampaikan pendidikan yang bercirikan buddhis seperti sekolah yang akan dibangun ini diharapkan akan menjadi investasi jangka panjang dalam rangka mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajar yang aktif sehingga anak didik dapat mengembangkan potensi dirinya, memiliki kepekaan spritual, memiliki karakter yang baik dan dapat menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kakanwil menekankan pentingnya pendidikan dan besarnya influence pendidikan terhadap budaya dan kemajuan masyarakat.

Kita harus berikan dorongan kepada anak anak didik kita, jangan sampai anak anak buta terhadap agamanya sendiri. Dengan dibangun nya sekolah Budha ini, dapat dipetik pelajaran seperti pendidikan yang telah tertuang dalam tiga ajaran agama budha : Pertama , jangan lakukan kejahatan, kedua, hindari dari perbuatan buruk dan perbanyaklah berbuat kebajikan, Ketiga, sucikan hati dan pikiran.

AHS berpesan agar guru maupun peserta didik nantinya dapat mengaktualkan tiga ajaran yang ada pada agama budha tersebut sesuai dengan perkembangan zaman. Hal ini harus kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari hari, secara berkesinambungan, ujarnya.

Selain itu dengan adanya dana yang sudah digelontorkan pemerintah kepada umat Budha melalui Kemenag , AHS mengajak umat Budha agar jangan fokus pada pendidikan saja, namun juga wajib konsen pada kerukunan umat beragama, menjaga kerukunan antar umat beragama, maupun kerukunan umat beragama dengan pemerintah.

Ia menghimbau agar hubungan masyarakat dengan pemerintah dapat terbangun dan terjalin dengan baik, jangan sampai terjadi kekacauanndan kekisruhan ditengah masyarakat. AHS mengatakan ini adalah sekolah budha yang ketiga dibangun di provinsi Riau, yang sebelumnya telah dibangun di Duri dan di Pakning.

Peletakan batu pertama disaksikan oleh Bupati Kep Meranti yang diwakili oleh  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Meranti, anggota Komisi 1 DPRD Meranti, pengurus MBI Riau, Kepala Kankemenag Meranti yang diwakili Kasubbag TU, Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan TK Kab Meranti, Ketua FKUB Meranti, Pengurus Vihara dan Cetiya Meranti, Kapolsek Kec Pulau Merbau, Camat Kec Pulau Merbau, Kepala UPTD KUA Merbau, Kepala Desa Rengak Dungun, Semukut, Padang Kamal, Teluk Ketapang.

Prosesi peletakan batu pertama ditandai dengan penyekopan semen oleh AHS dan pemasangan batu di lokasi yang akan dijadikan tempat berdirinya Gedung Sekolah Nava DammaSekha.(vera/adi/sobri)