0 menit baca 0 %

Pelepasan Siswa MTsN Andalan, Kakanwil Ingatkan “Keberhasilan Siswa Barometer Suksesnya Orang tua”

Ringkasan: Riau (Inmas) - Bertempat dihalaman madrasah, Kamis (18/05) MTs Negeri Andalan Pekanbaru menggelar pelepasan siswa/i kelas IX. Sebanyak 314 orang siswa Mts Andalan mengikuti acara pelepasan tersebut, yang saat ini tengah menunggu pengumuman kelulusan hasil Ujian Nasional  (UN).

Riau (Inmas) - Bertempat dihalaman madrasah, Kamis (18/05) MTs Negeri Andalan Pekanbaru menggelar pelepasan siswa/i kelas IX. Sebanyak 314 orang siswa Mts Andalan mengikuti acara pelepasan tersebut, yang saat ini tengah menunggu pengumuman kelulusan hasil Ujian Nasional  (UN). Tampak hadir pada kesempatan tersebut tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Riau H Ahmad Supardi MA, Kepala Kankemenag Kota Pekanbaru Drs H Edward, seluruh komponen MTsN Andalan meliputi Kepala MTsN Darusman, Kepala  Tata Usaha Drs H Dahlan MA, Ketua Komite Sekolah DR H Syafriadi M Hum, Ketua Dharma wanita Kanwil Kemenag Riau Ibu Maryam, segenap orangtua murid kelas VII,VIII dan IX, majelis guru, staff karyawan dan seluruh siswa MTs N Andalan Pekanbaru.

Kakanwil Kemenag Riau H Ahmad Supardi mengawali sambutannya mengakui sangat apresiatif terhadap upaya yang telah dilakukan oleh komite sekolah MtsN Andalan selama ini, sehingga bisa menjadi contoh bagi madrasah/ sekolah lain yang ada di Provinsi Riau. “Idealnya seluruh dana yang dibutuhkan di madrasah ini di tanggung oleh APBN dan APBD, tapi realisasinya tidak semua kegiatan yang bisa ditanggung oleh pemerintah kita, dibuktikan dengan masih banyak biaya operasional lain”, jelasnya.

Selain itu mengingat animo masyarakat hari ini untuk mendaftarkan anak anak mereka ke madrasah semakin tinggi, perlu upaya dari pihak sekolah dalam mengelola dan meningkatkan mutu secara kwalitas maupun kwantitas. “Baru satu hari pendaftaran dibuka, jumlah siswa yang mendaftar sudah mencapai 750 orang ungkapnya.  Bahkan hingga enam hari berikutnya, pendaftaran yang terinput menurut perkiraan saya bisa mencapai 3000 orang siswa yang mendaftar ke madrasah. Sementara daya tampung sekolah kita hanya berkisar 300 orang. itu berarti, sambungnya hanya 10 persen total peminat yang bisa diterima dimadrasah ini, terangnya.

Kedepan, Ahmad menginginkan agar ada progress terhadap peningkatan infrastruktur madrasah kita. “Gedung ini masih bisa ditambah satu lantai lagi, berarti kita masih akan bisa menambah 150 orang siswa lagi kedepan, ucapnya. Harapan ini semoga bisa direalisasikan di masa datang. Meskipun biaya operasional yang harus dibayarkan untuk keperluan gaji pegawai dan guru, bantuan siswa miskin, dan bantuan teknis lainnya yang terkait dengan masdrasah ini juga sangat banyak. Semoga upaya dan gerakan kita bersama pihak terkait lainnya dapat membuahkan progress yang signifikan, harapnya.

Ahmad menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan pelepasan yang rutin tiap tahun digelar tersebut. Ia berpesan agar para orangtua, wali murid dan siswa yang akan meninggalkan sekolah ini untuk tidak lupa selalu bersyukur kepada Allah Swt, ternyata dari sekian banyak yang ingin menyekolahkan anaknya ke madrasah ini, sekian banyak ingin belajar disini, alhamdulillah bapak dan ibu diberi kesempatan kepada anak anak kita untuk menuntut ilmu di madrasah ini selama tiga tahun.

“Kepada siswa/i yang ingin meninggalkan sekolah, bapak berpesan agar siswa/i melanjutkan pendidikan ke madrasah aliyah ataupun sekolah lainnya. Pendidikan saat ini tak cukup dengan mengandalkan ijazah MTs, MA, minimal Sarjana, tekannya kepada seluruh yang hadir.

Ahmad menyampaikan momentum perpisahan dan pengukuhan siswa kelas IX MTsn Andalan merupakan bagian akhir dari kegiatan pendidikan siswa untuk mereka bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat atas. “Untuk menjadi dosen saja saat ini minimal harus S2, bahkan untuk menjadi pejabat pun saat ini harus memenuhi kualisifikasi pendidikan tertentu, pesannya lagi mengingatkan.

Lebih dari itu saya berharap selepas dari madrasah ini siswa/i madrasah Andalan agar selalu dapat mengenang jasa guru, jangan lupakan jasa guru, karena guru sudah mencurahkan segala perhatiannya kepada kalian”, ujarnya lagi. Mengakhiri arahannya pria yang akrab disapa Ahmad ini mengingatkan juga untuk selalu berbakti kepada orangtua, karena anak anak adalah kebanggaan orang tua, bukan sekedar kebanggaan orang tua tapi juga merupakan bukti kesuksesan orangtua. Kesuksesan orangtua sangat ditentukan oleh keberhasilan anak anaknya, karena keberhasilan kalian adalah tolak ukur kesuksesan orangtua dalam mendidik, pungkas Ahmad menutup orasinya.(vera/faj)