Pelalawan (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Syafwan memberikan materi sekaligus menutup kegiatan Pelatihan Manajemen Madrasah Diniyah Angkatan V yang diselenggarakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Pelalawan, Kamis (6/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini merupakan hasil kerja sama antara Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan dengan Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru. Pelatihan tersebut diikuti oleh para pengelola dan pimpinan Madrasah Diniyah Takmiliyah dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Dalam arahannya, Syafwan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan komitmen. Ia juga mengingatkan pentingnya peran madrasah diniyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal yang berfungsi menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Karena itu, peningkatan kapasitas manajemen pengelolanya menjadi keharusan agar lembaga ini dapat berkembang secara profesional dan berdaya saing,” ujar Syafwan.
Dalam sesi penyampaian materi bertema “Pembangunan Keagamaan”, beliau menekankan bahwa pembangunan di bidang keagamaan tidak hanya menyentuh aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik dan pengelola lembaga pendidikan Islam.
Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pembekalan komprehensif kepada para peserta mengenai prinsip-prinsip dasar manajemen lembaga pendidikan, mulai dari perencanaan program, administrasi, keuangan, hingga strategi peningkatan mutu pembelajaran. Narasumber dari Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru dan juga widyaiswara dari Padang juga turut memberikan pendampingan dan pelatihan berbasis praktik, agar peserta dapat langsung mengimplementasikan hasil pembelajaran di madrasah masing-masing.
Selain mendapatkan materi, peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan madrasah diniyah di daerah. Forum ini menjadi ajang bertukar gagasan serta membangun jejaring kerja antarlembaga, guna memperkuat sinergi dan kolaborasi di bidang pendidikan keagamaan.
Penutupan kegiatan ini ditandai dengan proses pencopotan nama tag peserta pelatihan secara simbolis oleh kakan Kemenag Pelalawan dan widyaiswara yang hadir. Salah satu peserta juga memberikan testimoninya di acara penutupan hari ini.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola madrasah diniyah di wilayah masing-masing. Kemenag Pelalawan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kompetensi pengelola lembaga pendidikan keagamaan agar terwujud madrasah yang unggul, mandiri, dan berkarakter Islami.(dbs)