0 menit baca 0 %

Pelaksanaan UNBK dan Monitoring di MAN 2 Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA melakukan kegiatan monitoring ke MAN 2 Kuantan Singingi, monitoring dilaksanakan dalam rangka pengawasan terhadap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sedang berlangsung di sekolah tersebut.

Kuansing (Inmas), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA melakukan kegiatan monitoring ke MAN 2 Kuantan Singingi, monitoring dilaksanakan dalam rangka pengawasan terhadap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang sedang berlangsung di sekolah tersebut. Kedatangan Kakankemenag disambut langsung oleh kepala sekolah dan beberapa orang guru, dan langsung dibawa ke kelas untuk melihat siswa-siswi melaksanakan ujian dengan laptop yang tersambung ke internet di depan mereka masing-masing. UNBK merupakan  ujian penentu bagi siswa-siswi, apakah mereka berhak untuk dinyatakan lulus atau tidak.

UNBK adalah pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai medianya, atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan Computer Based Test (CBT). UNBK ini merupakan pengganti ujian berbasis kertas yang selama ini sudah berjalan. Menurut informasi yang didapat dari website Kemdikbud, UNBK telah dimulai sejak tahun 2014, dengan hanya 2 sekolah yang melaksanakannya yaitu SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Kedua sekolah tersebut mampu melaksanakannya dikarenakan mempunyai sarana prasarana komputer dan internet yang lengkap, sehingga sangat mendukung untuk pelaksanaannya. Sampai tahun ini (2018), UNBK sudah banyak diikuti oleh SMP/MTs, SMA/MA yang tersebar di kota dan kabupaten seluruh Indonesia. Masih menurut data dari Kemdikbud, setidaknya ada 59.468 sekolah yang melaksanakannya untuk tahun pelajaran 2017/2018. (N/R)