Pekanbaru (Inmas) – Sejak Senin (30/03)
sampai dengan Sabtu (04/04), MAN 4 Pekanbaru menyelenggarakan Ujian Madrasah
Berbasis Komputer (UM-BK) secara virtual, menindaklanjuti Surat dari Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Noor
B/219/Kw.04.2/1/PP.00.11/03/2020 tanggal 27 Maret 2020 pembatalan UN dan
penilaian Madrasah dalam masa pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19).
Selain ujian, pembelajaran tatap muka juga diperpanjang waktu peliburannya
hingga 15 April 2020. Dalam rentang waktu tersebut, semua pembelajaran,
termasuk Ujian Madrasah (UM) untuk siswa kelas XII
(Dua Belas) dilaksanakan dalam bentuk virtual atau dalam jaringan (daring).
Untuk MAN 4 Pekanbaru yang memang dalam setiap Penilaian Akhir Semester
(PAS)-nya dilaksanakan berbasis komputer, hanya tinggal mengaktifkan IP
Public-nya untuk dapat diakses siswa dari rumahnya masing-masing. “Siswa
kita secara umum memang sudah berpengalaman menggunakan android untuk berbagai
bentuk penilaian, baik penilaian harian maupun penilaian akhir semester.
Sehingga tidak kendala yang berarti, hanya mungkin kendala teknisnya adalah
sinyal ditempat tinggal siswa kita, banyak yang kurang bagus. Selebihnya,
Alhamdulillah berjalan lancar sebagaimana mestinya”, ujar Oloan Harahap, MA
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, yang juga Ketua Panitia UM-BK MAN 4 Pekanbaru,
sambil menunjukkan aplikasi Bimasoft yang digunakan dalam UM-BK Virtual untuk
Mata Pelajaran Sejarah Indonesia pada pagi Kamis (02/04), yang di-proktori oleh
Teja Ardiansyah, ST. (Zendri)