0 menit baca 0 %

Pelaksanaan AKGTK di MAN 1 Rokan Hilir Berjalan Lancar

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan profesionalisme sumbe...

Rokan Hilir (Kemenag) - Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan profesionalisme sumber daya manusia madrasah.

AKGTK tersebut dilaksanakan di MAN 1 Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, pada Senin dan Selasa, 22–23 Desember 2025. Asesmen berlangsung dalam empat sesi setiap harinya dan mayoritas peserta mengikuti kegiatan secara langsung di madrasah, meskipun terdapat sebagian kecil peserta yang melaksanakan asesmen dari rumah karena alasan tertentu.

Kepala MAN 1 Rokan Hilir, Hj. Maspura, turut hadir memantau pelaksanaan kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa asesmen ini memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah.

“AKGTK merupakan sarana evaluasi yang sangat penting untuk mengetahui kompetensi guru dan tenaga kependidikan, baik dari sisi pedagogik maupun profesional. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan keprofesian berkelanjutan,” ujarnya.

AKGTK merupakan asesmen yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama sebagai metode pengukuran komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Hasil asesmen ini akan dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan program peningkatan kualitas pendidikan madrasah secara berkelanjutan.

Sebanyak 12 guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Rokan Hilir tercatat mengikuti kegiatan ini, di antaranya :

1. Kadir (Fikih),

2. Sopiyana (Biologi),

3. Ade Zarma (Bahasa Inggris),

4. Nurvilla (Matematika),

5. Srimulyani (Ekonomi),

6. Nurhasanah (Ekonomi),

7. Suhendra (Kimia),

8. Hesmaita (Sejarah),

9. Aminah (Bahasa Indonesia),

10. Desra (Bahasa Inggris),

11. Deni (Geografi) dan

12. Iqbal Liza (Akidah Akhlak).

13. Zulkifli tercatat dalam status nonaktif.

Hj. Maspura menambahkan bahwa kehadirannya secara langsung dalam pelaksanaan AKGTK merupakan bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan profesionalisme guru. “Dengan penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, kami berharap kualitas pembelajaran di MAN 1 Rokan Hilir semakin meningkat demi tercapainya tujuan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh peserta didik,” ungkapnya. (Humas/Aminah)