Kuansing (Inmas), Tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari pendidikan nasional, tokoh yang dikenang sebagai pelopor pendidikan pada masa pergerakan Indonesia melawan penjajah Belanda adalah Ki Hajar Dewantara. Dia juga terkenal dengan semboyan Tut Wuri Handayani yang teks aslinya berbunyi ”Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Arti dari semboyan ini adalah, tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan). Kemudian ing madya mangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide). Ing ngarsa sung tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).
Pada hari Kamis (03/05/2018) pegawai kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diadakan di Lapangan Limuno Kabupaten Kuansing. Peserta upacara dihadiri oleh lebih kurang 2000 orang, yang terdiri dari unsur pelajar SD, pelajar SLTP, pelajar SLTA, Mahasiswa, Guru-guru, PNS di Lingkungan Pemda, PNS di lingkungan Kemenag, polisi, dan TNI.
Setelah barisan tersusun rapi, upacara baru di mulai pada pukul 08.30 pagi. Sebagai pembina upacara adalah bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si, dalam arahan yang diberikan oleh bupati beliau membacakan teks pidato dari menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang mengangkat tema memajukan pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. Meskipun upacara dilaksanakan dibawah panas matahari yang sudah mulai terik, namun acara tetap berjalan tertib dan lancar. (N/R)
Pegawai Kemenag Kuansing Ikuti Upacara Hardiknas di Lapangan Limuno Teluk Kuantan
Ringkasan:
Kuansing (Inmas), Tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari pendidikan nasional, tokoh yang dikenang sebagai pelopor pendidikan pada masa pergerakan Indonesia melawan penjajah Belanda adalah Ki Hajar Dewantara. Dia juga terkenal dengan semboyan Tut Wuri Handayani yang teks aslinya berbunyi Ing ngarsa s...