I
Pekanbaru (Inmas), Menjadi seorang Muballigh bukanlah perkara mudah, butuh
kerja keras, tidak semua orang diberikan keberkahan memiliki ilmu seorang
muballigh, kadang ilmu sudah mumpuni namun menyampaikan didepan khalayak dan
ummat belum mampu karena tidak dibarengi oleh skill Tausiyah. terkadang hafalan
alqur'an banyak tapi belum mampu mengimani Sholat Jamaah.
Diantara sekian banyak Pegawai Kemenag Kota Pekanbaru, sebagian mereka juga
berprofesi sebagai muballigh. Sebagai imam bahkan khatib ditempat tinggal
mereka masing-masing. Diantaranya, H. Zamri, S.Ag, MH, Syarifuddin Siregar,
Bustamar, S.HI, M.Sy, Ustadz Firdaus, S.Ag, M.Sy, Nazir, S.Ag dan Sutan Syahril, S.Ag.
Pekerjaan Sebagai PNS merupakan Pengabdian Kepada Negara,yang akan
dipertanggung jawabkan Dunia dan akhirat, dan Memberikan ilmu Agama Kepada
Ummat merupakan suatu kewajiban saling nasehat menasehati sesuai dengan
ketentuan Agama.
Dari Pantauan Tim Inmas Selasa
(20/11) Terlihat Pegawai Kantor Kemenag Kota Pekanbaru sedang duduk di majelis
ilmu yang di Taja oleh Majelis Ulama
Indonesia Kota Pekanbaru, mereka tampak duduk rapi menyimak pemaparan
Instruktur Pelatihan Muballigh Majelis Ulama Indonesia sebagai Tenaga
Sosialisasi Pekanbaru Madani Tahun 2019, bertempat dihotel Furaya Pekanbaru.(Idris/Bustamar)