Pegawai Honorer Harus Memberi Nilai Lebih
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Pengangkatan Pegawai Honorer pada instansi pemerintah saat ini hanya boleh dilakukan dengan cara selektif dan atas dasar kebutuhan nyata dan sungguh-sungguh, sehingga tidak dibenarkan pengangkatan atas dasar keinginan, persaudaraan dan apalagi atas pertalian darah.
ROKAN HULU (KEMENAG) Pengangkatan Pegawai Honorer pada instansi pemerintah saat ini hanya boleh dilakukan dengan cara selektif dan atas dasar kebutuhan nyata dan sungguh-sungguh, sehingga tidak dibenarkan pengangkatan atas dasar keinginan, persaudaraan dan apalagi atas pertalian darah.
Untuk itu maka pegawai Honorer yang hari ini diangkat kembali sebanyak 47 orang di lingkungan Kemenag Rohul, harus bisa bekerja lebih dan memberikan kontribusi lebih, sehingga keberadaannya betul-betul dibutuhkan oleh kantor dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pegawai Honorer tidak dibenarkan duduk ongkang-ongkang saja sambil cerita telenovela dan hilir mudik di kantor, sebab hal itu merupakan pemborosan atas keuangan Negara dan sekaligus menunjukkan bahwa pegawai honorer tersebut tidak dibutuhkan di kantor.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam sambutan pengarahannya ketika menyerahkan 47 SK pengangkatan pegawai honorer di lingkungan Kemenag Kab Rohul, Senin (18/1/2016) bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.
Dikatakannya, keberadaan pegawai honorer harus memberikan nilai lebih dan menutup kekurangan PNS yang ada, sehingga keberadaannya dirasakan oleh kantor dan juga oleh masuyarakat dalam bentuk pelayanan prima, yang mudah, murah, terjangkau dan bila perlu tanpa biaya.
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan pada Kanwil Kemenag Riau ini, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi secara rutin dan berkala tentang kinerja para pegawai honorer ini, sehingga kinerjanya dapat diukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika ternyata kinerja para pegawai honorer tidak sesuai dcengan standard dan target yang ditetapkan, maka pihaknya tidak segan-segan memberhentikan pegawai honorer yang bersangkutan, sebab masih banyak lagi masyarakat Rohul yang membutuhkan pekerjaan dan mau bekerja dan berkinerja lebih untuk kepentingan umat dan bangsa.***(Ash)