Kampar (Inmas)- Dalam rangka meningkatkan kepedulian antar sesama di tengah pandemi Covid-19 Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kampar berbagi paket sembako. Pembagian paket sambako ini diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang sedang mengelami penyebaran dan penularan virus corona covid- 19.
Penyerahan paket sembako tersebut dilaksanakan hari ini, Senin (21/04) diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemeterian Agama Kab. Kampar, Drs. H. Alfian, M.Ag yang didampingi beberapa orang anggota UPZ Kemenag Kampar. Paket sembako tersebut terdiri dari beras 10 kg, gula pasir, minyak kemasan,ikan sarden,susu kental manis dan masker dengan system penyerahan memperhatikan protocol kesehatan di tengah wabah pandemi Covid 19.
Bantuan paket sambako yang disalurkan oleh Upz Kementerian Agama Kampar kepada mustahiq sebanyak 180 paket, dan bantuan zakat produktif dengan jumlah bantuan uang dengan total sebanyak 19.500.000. Bantuan tersebut merupakan zakat profesi dari ASN dilingkungan Kantor Kemenag Kampar melalui Upz Kemenag Kampar. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kemenag Kampar, Drs. H. Alfian, M.Ag hari ini, Senin (21/04)
Kakan Kemenag Kampar, Afian mengatakan “Alhamdulillah pada hari ini telah diserahkan paket sembako dalam rangka peduli terhadap sesama dalam rangka memutus rantai penyebaran dan penularan covid-19. Dengan adanya bantuan berupa paket sembako dari Upz Kemenag Kampar, hendaknya dapat bermanfaat bagi mustahiq. Apalagi dalam suasana wabah covid yang telah membatasi aktivitas dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk itu mari kita lawan penyebaran dan penularan covid-19, dengan menjaga kebersihan diri, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas serta menjaga kebersihan lingkungan dengan memperhatikan protokol kesehatan, ujar Alfian
Alfian mengatakan untuk pembagian paket sembako kepada mustahiq  kita lakukan hanya 1 (satu) hari .Dengan jam kedatangan mustahiq berbeda- beda dengan mengatur jarak antara satu mustahiq dengan mustahiq lainnya. Hal ini lakukan untuk menghindari adanya kerumunan orang. Dan kita harus tetap menjaga physical distancing dan mengikuti aturan dalam rangka pencegahan dan penyebaran covid-19 pungkas, Alfian. (Ags/Usm/Mjs)