0 menit baca 0 %

Peduli Rohingya, MTsN Andalan Patungan Salurkan Bantuan

Ringkasan: Riau (Inmas) Keprihatinan terhadap muslim Rohingya menimbulkan kepedulian dan keinginan seluruh keluarga besar Madrasah Andalan Pekanbaru untuk meringankan beban penderitaan dan kesusahan mereka. Pada Tanggal 18 September 2017 di halaman MTsN Andalan bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera rut...

Riau (Inmas) – Keprihatinan terhadap muslim Rohingya menimbulkan kepedulian dan keinginan seluruh keluarga besar Madrasah Andalan Pekanbaru untuk meringankan beban penderitaan dan kesusahan mereka. Pada Tanggal 18 September 2017 di halaman MTsN Andalan bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera rutin yang digelar setiap Senin. Ridho Maulana Ihsan selaku Ketua Osis MTsN Andalan langsung memberikan bantuan dana kemanusiaan sebanyak Rp 11 juta itu kepada Kanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA yang didaulat sebagai inspektur pada upacara tersebut.

Penghimpunan dana bantuan itu diakui Kepsek Darusman MPd hasil dari inisiatif dan aksi spontan sumbangan dari para majelis guru serta siswa siswi madrasah. Dengan antusias para peserta upacara menyaksikan penyerahan bantuan tersebut yang disaksikan oleh Kasubbag Inmas Dedi Sahrul S Kom Msi, Drs Damhir Damhir Kasi Kemitraan Umat Publikasi Dakwah dan HBI, empat orang tim Inmas Kanwil Kemenag Riau, serta seluruh peserta upacara yang masih berbaris rapi saat pelaksanaan upacara.

Dihubungi terpisah Ahmad Supardi sangat apresiatif atas inisiatif para majelis guru dan sumbangan para siswa/i terhadap krisis yang terjadi di Rohingya. Kepedulian siswa/i madrasah MTsN Andalan ini agar dapat dicontoh oleh semua madrasah yang ada di Riau, sehingga Kemenag sebagai lembaga keagamaan di indonesia dapat berperan dalam membantu pemerintah Indonesia mengatasi penderitaan masyarakat muslim Rohingya.

Hal senada disampaikan Darusman MPd selaku Kepsek MTsN Andalan, ia mengaku sangat bangga atas kepedulian majelis guru dan siswa/i madrasah dalam membantu mengurangi penderitaan kelompok muslim di Rohingya Myanmar. Darusman mengatakan keluarga besar madrasah Andalan turut merasakan penderitaan masyarakat Rohingya. Ratusan ribu warga yang terlantar dan dan mengalami kekerasan fisik yang begitu menyedihkan, tak hanya orang tua namun juga anak anak dan balita terkena imbasnya. Semoga bantuan ini bisa sampai kesana meskipun tidak secara langsung, namun dengan sedikit bantuan dari kami bisa dipergunakan dengan maksimal oleh saudara muslim kita disana, ucapnya penuh harap.(vera/faj/eka/anto)