Meranti(inmas).Kabut asap adalah masalah bersama negara indonesia, yang hampir setiap tahun menjadi isu nasional bahkan internasional, karena kabut asap akibat Karhutla di Indonesia dampaknya hingga kenegara Tetangga Malaysia dan Singapura.
Begitu juga dengan Kabupaten Kepulauan Meranti yang akhir-akhir ini yang telah diselimuti kabut asap akibat Karlutla yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Riau, salah satu daerah yang terdampak kabut asap di Riau adalah Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Masalah kabut asap ini telah mengetuk nurani sejumlah siswa dan guru MTsN 1 Kepulauan Meranti, tidak hanya dengan teori melaikan dengan aksi, yang di aplikasikan dengan pembagian Masker gratis kepada masyarakat, Untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak yang timbulnya penyakit akibat kabut asap di Kabupaten Kepulauan Meranti. Senin (16/9/2019).
Kepala sekolah MTsN 1 Kepulauan Meranti Nuryaningsih.S.Pd. mengatakan bahwa pembagian masker gratis ini dilakukan sebagai wujud kepedulian para siswa akan kesehatan masyarakat dan sebagai bahan perenungan para siswa akan perlunya mencintai dan melestarikan lingkunngan alam sekitar, terutama hutan yang menjadi bagian ekosistim yang sangat vital dalam menjaga kebersihan udara dan ketersediaan air tanah.
Pembagian masker ini dilakukan di beberapa ruas jalan utama di Kota selatpanjang yang menjadi titik sentral aktifitas masyarakat.
Nuryaningsih juga mengatakan, kegiatan ini adalah perdana dilakukan untuk saat ini. Pihaknya juga tidak membiarkan para siswanya untuk berlama-lama di jalan, karena dikahawatirkan akan mengganggu kesehatan siswa yang membagi-bagikan masker.
Pihaknya juga akan melihat kondisi asap ke depan seperti apa. Jika memang diperlukan, pihaknya akan kembali membagi-bagikan masker gratis kepada masyarakat di lokasi pembagian yang berbeda lagi.
 Namun sebelum itu yang paling ditekankan oleh Nuryaningsih untuk memakai masker adalah siswa dan Guru serta Tata usaha MTsN 1 Kepulauan Meranti, oleh karena itu siswa dan guru serta tata usaha MTsN 1 kepulauan Meranti diwajibkan untuk menggunakan masker ketika beraktifitas diluar rungan hingga dampak kabut asap ini telah hilang.