Riau (Inmas)- Untuk memastikan program pembangunan dengan menggunakan
dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk gedung Balain Nikah dan Manasik
Haji, Gedung Madrasah MAN 1 Pekanbaru, MAN IC Siak, dan Pembangunan Gedung Dosen
Terpadu UIN Suska Riau terlaksana, Komisi VIII DPR RI melakukan Kunjugan Kerja
(Kunker) Spesifik ke Provinsi Riau.
Hadir dalam acara pertemuan yang berlangsung di Aula MAN 1
Pekanbaru tersebut, Tim Kunker Spesifik Komisi VIII DPR RI )Prof Dr H Hamka Haq
MA, Itet Tridjajati Sumarijanto MBA, Ir H Nanang Samodra KA, M Sc, H Ahmad Mustaqim
SP MM, Drs G Hasan Amiruddin M SI), Gubernur Riau, Plt Kakanwil Kemenag Riau,
Rektor UIN Suska Riau, Kakankemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau, Kepala Bidang
Kanwil Kemenag Riau, dan Kepala Madrasah
penerima SBSN Tahun 2018.
Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, H Iskan Qolba Lubis MA,
menyebutkan, Kunker Spesifik Komisi VIII DPR RI yang terdiri dari beberapa
orang tim dalam rangka melihat langsung pelaksanaan pembangunan yang dibiayai
dari SBSN untuk tahun 2018. Pembangunan dengan biaya SBSN di Kementerian Agama
Provinsi Riau sebanyak 10 kegiatan, dan 1 di UIN Suska Riau.
“Kunker kita dalam rangka melihat dan mendapatkan informasi
terkait sejauh mana pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana SBSN di
Provinsi Riau ini terlaksana, termasuk untuk
mengetahui kendala- kendala yang dialami. Selain itu, kita juga sharing
informasi untum mengetahui lebih lanjut apa sana sarana dan prasarana yang
dibutuhkan oleh daerah untuk pembangunan pendidikan dan keagamaan di daerah,”
jelasnya.
Plt Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA usai acara
meyebutkan, pembangunan dengan dana SBSN Kementerian Agama Provinsi Riau Rp23 M
lebih untuk pembangunan 8 gedung balai nikah dan manasik haji serta 2 sarana
pendidikan dengan progrsess hampir mencapai 100%.
“Kita punya 10 lokasi SBSN untuk tahun 2018, 8 SBSN
merupakan pembangunan balai nikah dan manasik haji yant tersebar di Kabupaten
Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Dumai. Untuk 2 sarana
pendidikan madrasah, yaitu MAN 1 Pekanbaru dan MAN IC Siak. Kondisi pembangunan
10 kegiatan ini hampir mencapai 100 %, dan akan dilaksanakan peresmiannya dalam
waktu dekat,” ungkapnya dan mengungkapkan terimakasih kepada Tim Komisi VIII
DPR RI yang telah memberikan support sehingga pembangunan keagamaan dengan
biaya SBSN di Riau dapat terlaksana di Riau.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Drs H Marzuki M Ag menambahkan, untuk
kondisi Asrama Puteri MAN 1 Pekanbaru yang dibangun dari dana SBSN Tahun 2018
dengan total anggaran Rp1,6 M saat ini dalam tahap finising dan akan diresmikan
pada 15 Desember 2018.
“Alhamdulillah kondisinya saat ini sudah hampir finis
pembangunan sesuai standar, dan saat ini kita tengah mempersiapkan peresmiannya
pada 15 Desember 2018 oleh Direktur Pendidikan,” ucapnya.
Sementara itu untuk pembangunan SBSN Gedung Dosen Terpadu
UIN Suska Riau, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK)
UIN Suska Riau, Dr H Ahmad Supardi MA mengatakan, kondisi pembangunan yang
menelan anggaran Rp41 M lebih tersebut baru mencapai 46,3 %.
“Pekerjaan sedang berlangsung progressnya sudah mencapai 46
% lebih, diperkirakan akhir tahun bisa mencapai 80 %. Dan kita akan mengusulkan
penambahan waktu karena memang beberapa waktu lalu terkendala beberapa
persoalan seperti penggantian pimpinan dan PKK, curah hujan yang tinggi dan kurangnya
persedian man power fdan material. Namun kita berharap ini bisa dapat
dituntaskan secepatnya karena kita sudah mengupayakan penambahan pekerja,
mempercepat approval dan mengadaan material di lapangan dan menambah shift
pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” jelas mantan Kakanwil Kemenag Riau ini.
Diakhir pertemaun dengan Komisi VIII DPR RI tersebut
diwarnai dengan dialog singkat antar tim komisi VIII dengan peserta pertemuan. Salah
satu hal yang menarik disampaikan oleh Kabid Pakis Kemenag Riau, H Fairus MA dimana
pendidikan Pondok Pesantren sangat perlu mendapatkan bantuan pembangunan
melalui dana SBSN. Hal tersebut disambut baik oleh Tim Komisi VIII DPR RI untuk
jadi pembahasan selanjutnya.
Sementara itu, usai pertemuan Tim Kunker Spesifik Komisi
VIII dilaksanakan penyerahan cenderamata dan pelakat. Selain itu tim komisi
juga menyempatkan diri meninjau salah satu pembangunan yang menggunakan dana
SBSN, yaitu Asrama Puteri MAN 1 Pekanbaru. Dan berharap, kehadiran asrama
tersebut semakin menunjang proses belajar mengajar di MAN 1 Pekanbaru.
(mus/ana/anto/faj)