Sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan pemakaian dan perederan gelap narkotika dikalangan pemerintah. Kali ini Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, beserta Para Kabid dan Kasi dilingkungan Kanwil Kemenag Riau termasuk sejumlah staf jalani tes urin pada Kamis (09/11) pagi. Usai melaksanakan senam rutin pagi tes urin tersebut dipimpin langsung oleh Zuldastri SP Kasi Dayamas BNNP Riau beserta 4 orang tim dari BNN Provinsi Riau.
“Selain menindaklanjuti program dalam DIPA BNN 2017 tes uurine ini juga bertujuan untuk mengantisipasi ASN di Kanwil Kemenag Riau dari jeratan narkotika”, kata Zuldastri kepada salah seorang tim Inmas disela pelaksanaan tes urine. Selain itu, tes urine juga merupakan perwujudan rasa tanggung jawab BNN terhadap masyarakat.
Dihubungi terpisah, Kakanwil Kemenag Riau mengungkapkan Pengambilan sample secara acak dari 50 orang pegawai Kemenag Riau diharapkan tidak ada yang terdektesi menggunakan Narkotika. “Jika pun ada yang terkena perlu kita lakukan pembinaan khusus, namun bukan langsung memberhentikan begitu saja, namun melakukan rehabilitasi berkelanjutan.
“Persoalan narkoba ini sudah memasuki tahap gawat darurat untuk skala nasional. Persoalan besar terkait korupsi, terorisme dan narkoba sudah menjadi isue nasional yang perlu ditanggapi secara serius”, tegasnya
Di tempat yang sama, salah seorang staf Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Abdul Wahid S Kom mengaku sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi narkotika dan tes urine terhadap ASN Kemenag Riau ini. Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan dari Kemenag sebagai Kementerian yang bergerak dalam pembinaan umat. Program BNN ini sangat perlu diapresiasi dan terus dilakukan secara terus menerus kepada semua pegawai di Riau tanpa terkecuali. Tidak hanya BNN saja tapi seluruh elemen harus bisa bersama sama membernagus barang haram ini sampai ke akar akarnya, pungkas pria yang akrab disapa Wahid ini.
ASN Kemenag tentu menjadi sorotan, dan cerminan bagi masyarakat. Dengan bersihnya aparatur pemerintahan akan menjadi jaminan bagi masyarakat agar juga terbebas dari pengaruh narkoba. “Diharapkan ASN Kemenag dapat menjaga eksistensinya ditengah masyarakat dari prilaku prilaku menyimpang yang mungkin saja terjadi di lingkungan Kemenag Riau”, ucap mantan anggota KPU Provinsi Riau itu menutup bincang.(vera/joni/eka)