0 menit baca 0 %

Para Petugas Kloter BTH 20 Kompak Kunjungi JCH, 2 JCH Dirawat Intensif Mulai Pulih

Ringkasan: Riau (Inmas) - Petugas haji kloter BTH 20 yang tergabung dalam. TPHI, TPIHI, TKHD, TKHI langsung meninjau persiapan semua layanan kesehatan jemaah haji selama berada di Mekkah Arab Saudi. Di antara pantauan yang dilakukan, adalah dengan melakukan pengecekan kondisi jemaah di kamar-kamar hotel yang...

Riau (Inmas) - Petugas haji kloter BTH 20 yang tergabung dalam. TPHI, TPIHI, TKHD, TKHI langsung meninjau persiapan semua layanan kesehatan jemaah haji selama berada di Mekkah Arab Saudi. 

Di antara pantauan yang dilakukan, adalah dengan melakukan pengecekan kondisi jemaah di kamar-kamar hotel yang ditempati jemaah.

Kunjungan ini mulai sejak pukul 17.15 WAS hingga berita ini ditulis, Sabtu (27/07).

Sebelumnya kunjungan ini sudah dimulai sejak kemarin malam sekitar pukul 20.30 WAS atau 00:38 WIB bersama pembimbing ibadah TPHI Drs H Muharom. 

Dr Anasri Nurdin selaku Ketua kloter BTH 20 mengaku tujuan  bersilaturrahim kunjungi jemaah ke kamar kamar memastikan kondisi jemaah. "Jemput hati dan hantar kedamaian, termasuk jemaah calon haji yang sakit ke setiap kamar”, kata Anasri.

“ Alhmdulillah kondisi jamaah sudah mulai semakin stabil dan mendapat kejelasan tentang umrah yang sudah mereka lakukan”, terangnya.

Tercatat ada dua jemaah kloter 20 yang memerlukan perawatan intensif dari TKHI kloter. 1 jemaah atas nama Tukiman Godto Yainah asal Kuansing. Hasil Diagnosa dokter diabetes militus dengan ganggren pada Pagelaran Sinistra, ungkap M Taslim selaku perawat kloter. 

Perawat Tim TKHI kloter Mohammad Taslim mengatakan sebelumnya jemaah berusia 81 tahun itu sudah pernah melakukan  operasi dengan penyakitnya di Pekanbaru. 

“Alhamdulillah Kondisinya mulai membaik, hanya saja butuh ganti verban tiap hari” sebut M Taslim kepada humas melalui via WhatsApp. 

Ia menambahkan Pak Tukiman juga harus diberikan suntik insulin pagi dan malam, agar bisa melaksanakan rangkaian ibadah pada puncak haji nanti.

1 jemaah lainnya atas nama Muhammad Zein asal Sei Pakning Bengkalis. Jemaah usia 79 tahun ini baru saja pulang dari Rumah Sakit Arab Saudi karena mengidap penyakit saluran pencernaan. “Alhamdulillah sudah mulai sehat tinggal masa pemulihan” katanya.

Selain itu pada kloter BTH 20 ini terdapat juga jemaah yang menggunakan Kursi roda sebanyak 8 orang. Dan jemaah tergolong Risti 345 orang 

Hingga saat ini, bisa dikatakan tata rata jemaah yang berobat dalam satu hari bisa mencapai 50-an, tapi kami tiap hari juga melakukan visitasi di karenakan Kondisi jamaah yang banyak lansia, lanjut M Taslim.

Keluhan jemaah beragam, mulai dari demam, ISPA, Maag, hingga jantung, sebutnya. Bahkan ada dua jemaah yang berkebutuhan khusus karena buta atas nama Ajis Jenggot Sugiran.

Pihaknya dari TKHI mengimbau jemaah selain perlunya beristirahat yang cukup jemaah juga harus ingat untuk selalu memakai APD, imbuhnya. “Hindari melakukan. Aktivitas yang tidak penting diluar pemondokan atau hotel” pesannya.

Menanggapi hal itu Anasri selaku ketua kloter mengajak seluruh petugas untuk terus kompak bekerja sama dan  saling koordinasi demi tugasku ibadahku, tukasnya mengulangi motto petugas haji.(vera)