0 menit baca 0 %

Pantomim MTs N 1 Pelalawan Pukau Tim Inmas

Ringkasan: Pelalawan (Inmas)- Penampilan seni Pantomim siswa MTs N 1 Pelalawan memukau dan mengundang gelak tawa Tim Inmas Kanwil Kemenag Riau saat melakukan Roadshow Jurnalistik untuk siswa siswi madrasah se Kabupaten Pelalawan, Rabu (11/10/2017) di kelas 7 MTs N 1 Pelalawan.Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau...

Pelalawan (Inmas)- Penampilan seni Pantomim siswa MTs N 1 Pelalawan memukau dan mengundang gelak tawa Tim Inmas Kanwil Kemenag Riau saat melakukan Roadshow Jurnalistik untuk siswa siswi madrasah se Kabupaten Pelalawan, Rabu (11/10/2017) di kelas 7 MTs N 1 Pelalawan.

Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Riau Dedi Sahrul S Kom M SI selaku ketua tim Roadshow Jurnalistik bagi Siswa MTs se Kabupaten Pelalawan, mengatakan, seni Pantomim atau meniru segala sesuatu adalah suatu pertunjukan teater yang menggunakan isyarat, dalam bentuk mimik wajah atau gerak tubuh, sebagai dialog yang sudah lama tidak ia saksikan. Padahal, Pantomim merupakan seni sarana pendidikan yang cukup efektif untuk meningkatkan solidaritas sesame.

“Ini adalah seni yang mengajarkan pada anak tentang kepekaan terhadap sesuatu. Jadi ini perlu dilestarikan dan dikembangkan lagi, karena sepertinya sudah punah seiring waktu. Pantomim merupakan seni kelenturan tubuh, dengan cerita yang digambarkan dengan gerak tubuh, sehingga mengundang reaksi kita untuk berfikir,” ujarnya.

Padahal, kata Dedi, seni- seni kreatifitas yang ada di Madrasah bisa lebih dikembangkan lagi, bahkan bisa ambil bagian di masyarakat. Hanya saja, kegiatan yang ada di Madrasah selama ini kurang ter expose keluar, sehingga keberadaanya kurang diketahui.

“Saya sangat kagum dengan kreatifitas siswa siswi madrasah di Pelalawan, contohnya saja dalam acara Roadshow Jurnalistik yang kami adakan, mulai dari penyambutan tari persembahan, pembawa acara, pembaca ayat suci Al Qur’an, pembacaan doa, pembacaan puisi, pantomim, dan pembuatan film singkat semua dilakukan oleh siswa siswi. Artinya, kemampuan mereka layak mendapatkan tempat dimasyarakat, hanya kita selaku pihak orang tua dan guru, harus memfasilitasi itu semua,” jelas mantan kasi pada Bidang Penaiszawa ini.

Ia menambahkan, salah satu upaya untuk meng expose kegiatan madrasah ke masyarakat adalah melalui media, baik cetak maupun elektronik. Untuk itu, melalui Roadshow Jurnalisitk yang ditaja oleh Inmas Kanwil Kemenag Riau diharapkan akan lahir wartawan- wartawan madrasah yang dapat mengekspos kegiatan madrasah, baik lewat berita, foto, maupun video.

“Kesempatan ini merupakan peluang emas bagi siswa siswi untuk menyerap ilmu dari kakak- kakak Tim Inmas, sehingga dengan kemampuan siswa siswa sekolah akan bisa memfasilitasi anak dengan media, baik majalah, bulletin, ataupun menjalin kerjasama dengan media yang ada. Sehingga, kreatifitas siswa madrasah dapat dikenal masyarakat,” uangkapnya dan menekankan, bahwa keberadaan madrasah saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata, karena segala bentuk skil dan pengetahuan telah lengkap adan ada di sekolah. (mus/ady/eka/faj/ds)