Pondok Pesantren Raudhatussalam Mahato kembali gelar Panggung gembira, Sabtu malam ( 20/10 ). Panggung Gembira yang bertepatan dengan Hari Jadi Rokan Hulu ini merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya dilaksanakan oleh Pondok pesantren tersebut. Hadir dalam acara tersebut yaitu Ka.Kankemenag Rokan Hulu Drs.H. Syahrudin, M.Sy, Kepala Desa Mahato Firiadi, anggota DPRD serta anggota Danramil.
Setiap anak kelas enam yang akan menamatkan studinya wajib mengadakan panggung gembira atau gebyar santri. Dan setiap santri ini dilatih sedemikian rupa sampai menghasilkan 23 macam dengan kategori seperti tari dan juga bernyanyi. Kegiatan ini juga hampir sama dengan PP Gontor yang ada di Jawa Timur. Dikarenakan PP Tersebut jauh dari kota, maka kegiatan ini juga merupakan hiburan rakyat yang sudah dinanti - nantikan lebih kurang 3000 masyarakat setempat. Bahkan dari beberapa daerah juga datang menghadiri acara Panggung Gembira ini bahkan ada yang dari Pekanbaru yaitu Pimpinan PP Al Kautshar Pekanbaru, Pimpinan PP dari Dumai.
Dengan kehadiran Ka.Kankemenag dalama acara tersebut merupakan motivasi tersendiri bagi mereka. Kehadiran beliau disambut baik oleh Pimpinan Pondok pesantren, para santri maupun warga setempat. Mereka tidak menyangka jika Ka.KanKemenag ini akan menghadiri undangan Panggung Gembira tersebut karena bertepatan dengan undangan Hari Jadi Rokan Hulu yang diadakan di Lapangan Pematang Baih Rokan Hulu.
Ka.Kankemenag menyampaikan bahwa kedatangannya di PP Raudhatussalam Mahato bukan karena tidak menghargai undangan bupati Rokan Hulu, namun kehadirannya di Pondok Pesantren ini bisa memberikan motivasi dan pengarahan – pengarahan kepada para ustad sekaligus para santri.
Acara yang digaungkan di Trans TV ini juga mampu membuat Ka.Kankemenag terkesima karena tingkat Kreatifitas para santri ini sangat tinggi, baik dari Lighting maupun tatanan panggung. Pada sambutannya beliau mengungkapkan bahwa para santri PP ini memiliki nilai seni yang sangat tinggi terbukti dari sebuah panggung yang hanya memakai triplek dan lighting namun bisa menyulap seperti gedung yang besar yang begitu megah.
“ jika dilihat dari depan ini seperti bangun kokoh yang besar, tapi sepertinya ini hanya triplek yang diberi warna sehingga terkesan seperti gedung yang megah dengan banyak ruangan, inilah salah satu kehebatan para santri Pondok Pesantren ini,,,” Ungkap Kankemenag tersebut.***( Eel )