0 menit baca 0 %

PAI KUA Kec. Bantan Tekankan Pentingnya Silaturrahmi dalam Kehidupan Umat

Ringkasan: Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Bantan Mardiana, hadir memberikan tausiah yang berfokus pada tema pentingnya silaturrahmi dalam kehidupan umat Islam Minggu, (23/11/2025) pukul 14.00 WIB pada kegiatan wirid rutin ibu-ibu di rumah pak RT setempat yang berlangsung dengan pen...

Bantan (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Bantan Mardiana, hadir memberikan tausiah yang berfokus pada tema pentingnya silaturrahmi dalam kehidupan umat Islam Minggu, (23/11/2025) pukul 14.00 WIB pada kegiatan wirid rutin ibu-ibu di rumah pak RT setempat yang berlangsung dengan penuh kekhidmat . Acara ini dihadiri oleh seluruh jamaah wirid serta kelompok ibu-ibu kardus yang selalu aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut. Kehadiran mereka menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat ukhuwah.

Dalam kesempatan itu beliau menegaskan bahwa silaturrahmi merupakan salah satu amalan agung yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain mempererat hubungan antar sesama, silaturrahmi juga menjadi jalan terbukanya rahmat, bertambahnya rezeki, serta dipanjangkan umur oleh Allah SWT.

Mardiyana menyampaikan bahwa dalam realitas kehidupan modern, kesibukan sering kali menjadi alasan renggangnya hubungan sosial. โ€œJustru di tengah kesibukan, kita harus mampu menyisihkan waktu untuk saling menyapa, mengunjungi, dan menjalin komunikasi yang baik. Silaturrahmi itu sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi ketenteraman hati dan keharmonisan masyarakat,โ€ ujarnya dalam tausiah tersebut.

Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan wirid seperti ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah. Dengan rutin bertemu, berdiskusi, dan saling mendoakan, maka suasana rukun dan damai akan selalu terjaga dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, Mardiyana mengingatkan bahwa silaturrahmi bukan hanya dilakukan saat ada acara besar, tetapi dapat dilakukan kapan saja melalui sikap peduli, saling membantu, dan menjaga hubungan baik dengan keluarga maupun tetangga.

Para jamaah yang hadir terlihat antusias mendengarkan penyampaian materi, bahkan beberapa di antaranya memberikan tanggapan positif serta berbagi pengalaman tentang manfaat silaturrahmi dalam kehidupan sehari-hari. Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kerukunan bagi seluruh warga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan hubungan sosial dan spiritual, serta menjadikan silaturrahmi sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terjalinnya hubungan baik antar warga, maka tercipta lingkungan yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan.