Dumai (Kemenag) – Rumah Tahfizh Qur’an (RTQ) Al-Barkah Dumai
kembali menggelar Rihlah Qurani yang ke-6 pada tanggal 22 hingga 23 November
2025 di Pantai Marina Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai. Kegiatan tahun ini
mengusung tema “Interaksi Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Membentuk Generasi Qurani
melalui Rihlah Quraniyah.” Tema tersebut menekankan pentingnya membangun
kedekatan para santri dengan Al-Qur’an melalui aktivitas pembiasaan ibadah,
tadabbur, dan kebersamaan dalam suasana penuh nilai keIslaman.
Rihlah Qurani ke-6 ini dipimpin dan dibina langsung oleh
Penyuluh Agama Islam KUA Dumai Kota Sirojudin Ahmad yang juga merupakan pembina
utama RTQ Al-Barkah. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa rihlah bukan
sekadar kegiatan rekreasi, tetapi sarana membangun karakter dan menguatkan ruh
para penghafal Al-Qur’an.
“Melalui rihlah ini, kami ingin menanamkan nilai
kesungguhan, kebersamaan, serta cinta Al-Qur’an dalam kehidupan para santri.
Interaksi dengan Al-Qur’an harus hadir dalam setiap aktivitas, baik belajar,
bergerak, maupun beristirahat,” ungkap Sirojudin dalam pembukaan kegiatan.
Rangkaian kegiatan selama dua hari, para santri mengikuti
berbagai aktivitas yang dirancang untuk memperkuat kedisiplinan dan
spiritualitas, di antaranya:
•           Khotmil
Qur’an – Penuntasan bacaan Al-Qur’an secara berjamaah sebagai bentuk syukur dan
keberkahan.
•           Muqoyyam
Qurani – Pembinaan intensif hafalan dan tadabbur dalam suasana alam terbuka.
•           Tahajjud
Berjamaah – Pemurnian hati dan penguatan kesadaran spiritual melalui qiyamul
lail.
•           Muroja’ah
Akbar – Pengulangan hafalan bersama untuk memantapkan mutqin para santri.
•           Kegiatan
Kebersamaan dan Pembinaan Karakter – Meliputi tausiyah, kebersihan lingkungan,
serta latihan disiplin dan kerja sama. Seluruh rangkaian berlangsung dengan
khidmat, tertib, dan penuh antusiasme dari para santri, wali santri, hingga
para pembina.
Rihlah Qurani ini ditujukan untuk memperkuat kualitas
hafalan, menumbuhkan akhlak Qurani, serta membangun ikatan ukhuwah antarsantri
dan pembina. Dengan pola learning by doing, santri diarahkan untuk memahami
bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga diamalkan dan dihidupkan
dalam sehari-hari.
Sirojudin berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan
menjadi program pembinaan unggulan RTQ Al-Barkah. “Kami ingin melahirkan
generasi Qurani yang kuat hafalannya, santun akhlaknya, dan teguh nilai-nilai
Islamnya,” ucap Penyuluh Agama Islam KUA Dumai Kota.
Rihlah Qurani ke-6 RTQ Al-Barkah Dumai berjalan sukses dan
memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta. Diharapkan
kegiatan ini semakin memperkokoh peran RTQ Al-Barkah dalam membina generasi
Qur’ani yang berintegritas, berilmu, dan berakhlakul karimah di Kota
Dumai.(jaka/Ayu)