Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Singingi Hilir Kecamatan Singingi Hilir mensyahadatkan laki- laki warga Koto Baru yang berusia 31 tahun di masjid besar Istiqomah desa koto baru, Senin (13/1/2020). Ustafz Alzekrillah S Psi sebagai pembimbing lafat Syahadat bagi Sudirman Waruhu , laki- laki kelahiran Nias tersebut.
Ustadz Alzekrillah mengatakan bahwa " agama Islam tidak menjamin seseorang masuk surga kecuali karena lurusnya tauhid. Sebagaimana ajaran agama lain yang menjamin pengikutnya pasti masuk Syurga. Masuklah kedalam agama islam secara khaffah, setelah masuk islam ada yg wajib di kerja 1. Shubuh 2 rakat, 2. Zhuhur 4 rakaat, 3. Asyar 4 rakaat, 4. Magrib 3 rakaat, dan 5. Isya 4 rakaat serta sholat jumat wajib di laksakan, serta berjanji tidak makan babi, tidak minum khomar, judi, serta tidak berzina". imbuhnya.
“Apakah siap? Karena jangan sampai, anda masuk Islam karena alasan lain, ada paksaan. Apakah saudara masuk Islam karena keikhlasan sendiri?” tanya ustadz Alzekrillah
“Karena keikhlasan sendiri” jawab Yudi tegas.
Keluarga Yudi memang tidak mempermasalahkan dirinya memeluk agama Islam dan dia sudah minta izin, dirinya merasa sudah dari dulu berkeinginan memeluk Islam, namun baru kali ini dirinya siap mengikrarkan dua kalimat Syahadat.
“Setelah saya bertemu ustadz Alzekrillah, terus ngobrol sama beliau maka kali ini saya yakin ingin masuk Islam. Keluarga tidak mempermasalahkan, mungkin ini hidayah saya” ucapnya.
Setelah usai mengucapkan Syahadat Yudirman Waruhu, digantikan nama menjadi "Muhammad Sudirman".
Dalam proses pensyahadatan ini di hadiri oleh seluruh penyuluh agama Singingi hilir, Ka. KUA Singingi hilir, Kapolsek Singingi Hilir, Danramil Singingi hilir, Ketua IBHI, Ketua masjid Besar Istiqomah, dan masyarakat setempat serta tak ketinggalan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an oleh siswi kelas VIII MTs Miftahul Khairiyah Kotobaru. ( M/ N )