Kuansing ( inmas ) Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Pangean memberikan bimbingan penyuluhan rutin kepada para pemuda yang memiliki masa lalu yang terlibat penggunaan obat terlarang dan perilaku kejahatan kriminal, di Mushalla Nurul Yaqin Desa Pauh Angit. Jum'at 24 Januari 2020.
Kegiatan ini rutin dilakukan setiap Minggu kepada mereka. Adapun bentuk kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan yaitu.
1. Mengajari mereka sholat.
2. Menjelaskan bahayanya narkoba.
3. Menjelaskan hukuman yang diberikan oleh Allah kepada para pelaku kejahatan di akhirat nanti.
4. Mengajari mereka tata cara penyelenggaraan jenazah.
Alhamdulillah kegiatan ini telah mendapat Apresiasi dari anggota Polsek Pangean dan BNN Kabupaten Kuantan Singingi berupa ucapan terima kasih kepada penyuluh Agama Islam Non PNS di wilayah Desa Pauh Angit atas kegiatan penyuluhan yg telah dilakukan dan juga apresiasi oleh pemerintah Desa Pauh Angit dan tokoh agama pada bulan November 2019 kemarin ketika dilakukan sosialisasi bahaya narkoba oleh kepolisian dan BNN.
Sebagai seorang Penyuluh Agama Islam Non PNS yang ditugaskan oleh kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Abandri menyatakan " saya akan terus melakukan kegiatan penyuluhan. Objek penyuluhannya yaitu para pemuda yang sudah putus sekolah, para mahasiswa, pelajar tingkat SMA bahkan SMP, saya ingin mereka tidak terlibat dalam kasus obat terlarang dan kejahatan kriminal lainnya". Ucapnya
Memang ada diantara mereka di kelompok binaan saya itu mereka dulunya terlibat dalam peredaran dan pengguna obat terlarang dan kejahatan kriminal lainnya, sehingga mereka ada yang bekas pelarian oleh kasus tersebut. Sekarang mereka sudah rajin sholat.
" Untuk sekarang mereka berjumlah 14 orang yang saya bina dan jumlahnya akan bertambah karena selalu dilakukan pendekatan kepada para pemuda untuk mau masuk masjid dan mendengar pengajian". Terang Abandri.
Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa " Basis kegiatan ini yaitu di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit, namun di Pauh Angit banyak mushalla, jadi tempat kegiatannya dilakukan bergantian di masjid dan di mushalla, hal ini juga dilakukan agar masyarakat betul-betul merasakan kehadiran Penyuluh di tengah masyarakat". Ujarnya
" Saya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat untuk melakukan kegiatan kegiatan dakwah di Pauh Angit". Ungkap nya. ( A/N ).