Orientasi Guru PAI se-Riau
Ringkasan:
# Ka.Kanwil Buka Orientasi Guru PAI SD se-Provinsi Riau # Pekanbaru. Humas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “ Drs. H. Tarmizi, MA “ yang di dampingi Kepala Bidang Mapenda “ Drs. H. Mahyudin MA†pada Senen (10/12) membuka secara resmi Orientasi Guru PAI S...
# Ka.Kanwil Buka Orientasi Guru PAI SD se-Provinsi Riau #
Pekanbaru. Humas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau “ Drs. H. Tarmizi, MA “ yang di dampingi Kepala Bidang Mapenda “ Drs. H. Mahyudin MA†pada Senen (10/12) membuka secara resmi Orientasi Guru PAI SD se-Prov.Riau dilaksanakan di Hotel Azizah Pekanbaru yang di taja oleh Bidang Mapenda Kanwil Kemenag Prov.Riau.
Peserta orientasi tersebut adalah 80 orang guru PAI dari Kab/Kota se-Provinsi Riau yang terdiri dari 2 angkatan, dalam sambutannya bapak Ka.Kanwil menyampaikan kepada seluruh guru PAI/ guru agama di sekolah/SD agar dapat mendidik dan membimbing murid-murid di SD dengan sebaik-baiknya, terutama dalam membentuk karakter dan membangun akhlak para peserta didik dengan sebaik-baiknya.
Pada dasarnya pendidikan karakter bukan hanya tugas dari guru agama, namun pembangunan akhlak dan karakter keagamaan haruslah dilakukan oleh semua pihak dan tanggung jawab semua yang ada di sekolah, terutama dukungan dari kepala sekolah serta program yang jelas dari rencana pembangunan karakter tersebut, sebagai contoh dan saran kami, sebelum memulai pelajaran di sekolah tersebut wajib sama-sama baca Bismillahirrahmanirrahim atau membaca Al-Qur’an beberapa menit, baik pelajaran matematika terutama pelajaran agama, mungkin tadarrus bisa dilakukan setiap pagi sebelum pelajaran pertama di mulai, jika hal ini dilakukan maka akan memberikan efek positif akan selalu ingat sampai anak didik tersebut menamatkan sekolahnya di sekolah dasar (SD), papar Ka.Kanwil.
Disamping itu yang paling enting dilakukan oleh guru agama yang ada di sekolah umum perlu secara terus-menerus melakukan pengembangan diri dan meningkatkan kompetensi, mulai dari penguasaan materi, didoktik metodik, termasuk penguasaan IT dan lain sebagainya agar transfer ilmu yang dilakukan kepada anak didik mengenai sasaran dan bisa berhasil, ujar Ka.Kanwil.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Mapenda “ Drs.Mahyudin MA†kepada humas disela-sela acara menyampaikan, bahwasanya kegiatan orientasi seperti ini sangat perlu dilaksanakan karena guru agama yang ada di sekolah umum sangat jarang mendapatkan pembinaan yang berkenaan dengan pengetahuan dan tambahan pengalaman sebagai bekal bagi mereka dilapangan. Sebetulnya guru agama yang ada di sekolah umum sangat banyak jumlahnya, pada orientasi kali ini kita hanya bisa mengundang 80 orang yang terdiri dari 2 angkatan yang berasal dari Kab/Kota di Riau, kita berharap tahun depan kita bisa memanggil lebih banyak lagi guru agama yang ada di sekolah umum, agar pembinaan secara merata bisa kita lakukan, mengenai narasumber pada pelatihan tersebut Mahyudin menyampaikan, narasumber dari orientasi yang kita laksanakan ini berasal dari pejabat dan perguruan tinggi serta instansi terkait yang berkopenten di bidangnya, tutup Mahyudin.AZ