Kuansing (Inmas), Malang tak dapat ditolak, bila telah sampai ajalnya maka setiap manusia akan merasakan mati. Telah meninggal dunia, orang tua dari salah seorang pengawas madrasah Kemenag Kuansing Ermislianti di Pekanbaru, jenazah baru tiba di Kuansing Selasa sore tanggal 11 Juni 2019.
Rabu pagi (12/06/2019), Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kuantan Singingi Drs. H. Jisman, MA, Kasubbag TU, seluruh Kasi-Kasi, dan pegawai Kemenag Kuansing melayat kerumah duka yang terletak di Sentajo Raya.
Hujan gerimis yang turun mengiringi persiapan jenazah, yang akan dikuburkan pada hari itu juga. Para pelayat yang datang dari berbagai kalangan, terus berdatangan ke rumah duka yang posisinya persis ditepi jalan besar, sehingga memberikan kemudahan untuk diakses oleh siapa saja.
Sambil duduk tafakkur dalam diam, Kakankemenag merapalkan do'a-do'a dan bacaan ayat suci Al-Quran, berharap Allah SWT mengampuni dosa-dosa simayit dan memberikannya kelapangan di alam kubur. Hal serupa pun turut dilakukan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Bakhtiar, S.Ag, MH, hanya saja caranya berbeda, Kasi PHU berdiri disamping simayit, sambil memanjatkan do'o-do'a yang menginginkan kebaikan bagi si mayit.
Persiapan simayit terus dilakukan, menurut rencana jenazah akan dimakamkan sebelum pukul 12:00 WIB. Pihak keluarga yang tengah berduka, banyak mengucapkan terima kasih kepada pelayat yang telah hadir untuk menyampaikan turut belasungkawa dan do'a buat simayit. Mereka berhadap prosesi pemakaman dapat berjalan lancar, meskipun hujan gerimis masih belum juga reda. (n/r)
Orang Tua Pengawas Madrasah Meninggal Dunia, Kakankemenag Kuansing Melayat ke Rumah Duka
Ringkasan:
Kuansing (Inmas), Malang tak dapat ditolak, bila telah sampai ajalnya maka setiap manusia akan merasakan mati. Telah meninggal dunia, orang tua dari salah seorang pengawas madrasah Kemenag Kuansing Ermislianti di Pekanbaru, jenazah baru tiba di Kuansing Selasa sore tanggal 11 Juni 2019.Rabu pagi (12...