0 menit baca 0 %

Optimalkan Pengumpulan dan Pendayagunaan Zakat Guna Penanggulangan Kemiskinan

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) – Zakat merupakan salah satu dari Rukun Islam, Zakat merupakan satu kewajiban setiap muslim yang mampu dan diperuntukan bagi mereka yang menerimanya (mustahiq). Disamping itu Zakat merupakan sumber dana potensial untuk kesejahteraan umum.

Rokan Hilir (Inmas) – Zakat merupakan salah satu dari Rukun Islam, Zakat merupakan satu kewajiban setiap muslim yang mampu dan diperuntukan bagi mereka yang menerimanya (mustahiq). Disamping itu Zakat merupakan sumber dana potensial untuk kesejahteraan umum. Dengan demikian maka dalam konteks kehidupan berbangsa, zakat merupakan pranata keagamaan yang bertujuan mewujudkan keadilan sosial di Indonesia dan Provinsi Riau khususnya agar menjadi sumber dana potensial untuk kesejahteraan masyarakat dan bangsa.

Selamat kepada kabupaten/kota di Propinsi Riau yang telah mengumpulkan zakat demi kesejahteraan ummat. Seperti Kab. Siak yang telah mengumpulkan zakat mencapai 10 milyar, Kuansing 8,2 milyar, Rokan Hulu 6,3 milyar dan lainnya. Kabupaten/Kota di Propinsi Riau yang sudah dapat mengumpulkan zakat dan akan terus meningkatkan pendapatan zakatnya, semoga menjadi Kabupaten/Kota yang Baldatun, Thoyyibatun Wa Robbun Ghofuur.Sebagaima yang telah dijanjikan Allaah SWT dalam QS. At-Taubah : 103. Hal ini disampaikan, Dirjen pemberdayaan zakat Kemenag RI di awal sambutannya pada saat Pelaksanaan Pembukaan Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Tahun 2016 yang berlangsung di Hotel Telaga Puri Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir dari tanggal 9 – 11/5/2016.

Informasi ini didapat via Facebook Messenger dari Zakifri, S.Ag peserta Rakor Kemenag Rokan Hilir selasa 10/5 jam 8.30 WIB. Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau tersebut dihadiri oleh Ketua BAZ Provinsi Riau, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Bupati Indra Giri Hilir, para pejabat Eselon III Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Zakat sebagai salah satu ajaran Islam yang apabila dioptimalkan pengumpulan dan pendayagunaannya, dapat berperan besar dalam penanggulangan kemiskinan. Namun perlu disadari, tanpa komitmen dan kesadaran kolektif dari segala unsur dan elemen masyarakat, maka perencanaan program sebagaimana yang diharapkan sulit untuk diwujudkan. Dan Dirjen pemberdayaan zakat Kemenag RI juga menghimbau kepada peserta Rakor agar menjadikan rakor ini sebagai wadah menyatukan persepsi dan peningkatan pemahaman dalam pengelolaan zakat yang lebih professional sesuai dinamika masyarakat yang berkembang saat ini.

Dalam akhir sambutannya Dirjen pemberdayaan zakat Kemenag RI menyampaikan harapannya, “Semoga orang-orang miskin dan anak-anak yatim sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 dapat diselesaikan melalui zakat. Dan semoga pengumpulan zakat Kabupaten/Kota di Provinsi Riau pada tahun 2016 ini meningkat seratus persen, Amin.” (Nasuha)