Siak (Inmas) – Pelaksanaan Pekan olah raga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Nasional yang di telah di mulai dari tanggal 22 Agustus kemarin di Kabupaten Siak diikuti sebanyak 1.031 peserta lomba dan penggembira dari 34 Provinsi Se Indonesia . Dari 34 kontingen tersebut mengikuti 8 Cabang yang di perlombakan. Diantaranya cabang Olah raga terdiri dari Bulu tangkis beregu, Tenis Meja beregu, dan Senam PGRI. Sedangkan untuk cabang seni terdiri dari cabang seni baca Al-Qur’an, Seni lukis, Tari tunggal, Nyanyian Solo dan kreatifitas Pembelajaran. Sedangkan untuk kegiatan masak bubur Asyura dilaksanakan sebagai kegiatan eksibisi untuk memperkenalkan kuliner khas dan tradisi Masyarakat Melayu kabupaten Siak kepada para tamu undangan.
Menurut Plt. Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Drs. H. Nursya selaku Koordinator Cabang Seni Baca Al-Qur’an dan juga Pengurus PGRI Kabupaten Siak mengatakan, Kegiatan Porseni PGRI tingkat nasional di Kabupaten Siak ini berlangsung positif dan cukup meriah. Dimana para peserta lomba sangat mejunjung tinggi nilai-nilai sportifitas sehingga terwujud sikap olah ragawan antar sesama peserta.
Sementara itu persiapan panitia pelaksana baik sebelum kegiatan berlangsung hingga acara sedang berlangsung semuanya bekerja dengan baik sesuai pada bidang yang telah ditentukan tanpa mengalami kendala dan hambatan yang berarti. Ucapan terima kasih kita sampaikan kepada PB PGRI Pusat yang telah mempercayai kabupaten Siak sebagai Tuan Rumah untuk perhelatan kegiatan ini.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan Porseni PGRI tingkat Nasional ini, kabupaten Siak semakin dikenal di seluruh Indonesia sebagai kota Wisata yang berjuluk Kota Istana dan bisa menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung ke Siak kota terbersih yang sudah beberapa kali meraih Penghargaan Adipura” Ungkap Nursya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Porseni PGRI yang dilaksanakan setiap lima Tahun sekali merupakan ivent yang terlalu lama untuk dilaksanakan. Kita Berharap kegiatan tersebut sedapat mungkin bisa bisa dilaksanakan tiga tahun sekali. Sehingga Provinsi yang ditunjuk dan bersedia sebagai tuan Rumah bisa mempersiapkan diri sedini mungkin.