Siak (Inmas) – Norkholes, S.Ag selaku Penghulu KUA Kecamatan Siak dalam materinya dalam kegiatan Bimbingan Pengelola Keuangan Perekonomian Keluarga Sakinah Terbina yang menjelaskan mengenai bagaimana mengelola keuangan agar kehidupan rumah tangga berjalan dengan baik menjelaskan di hadapan 55 peserta dari Kecamatan Siak dan Mempura bahwa mengelola keuangan adalah wajib hukumnya, hal ini didasari pada konsep bahwa tanpa pengelolaan keuangan yang baik maka kondisi ekonomi pribadi bisa jadi tidak sehat yang bisa berdampak pada banyak hal. Tak hanya dari sudut pandang ekonomi, dalam Agama apapun telah diisyaratkan adanya satu perintah untuk melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.
Jelasnya lagi, pengelolaan keuangan yang baik tak hanya sekedar menjadi bagian dari tuntutan hidup semata, namun sekaligus juga merupakan tuntunan hidup yang harus dilakukan oleh seseorang. Penting untuk diperhatikan nasehat dari pakar keuangan seperti misalnya Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc. Beliau dari Sakinah Finance, seorang pakar pengelolaan keuangan yang kini bermukim di Colchester, UK, yang menyampaikan tentang betapa pentingnya pengelolaan keuangan yang selaras dengan 3S (Spending, Saving, Sharing).
Banyak pertanyaan yang kadang membuat bimbang beberapa orang yang baru saja menikah. Seberapa pentingkah perencanaan keuangan itu? Beberapa prinsip dibawah ini bisa menjadi acuan betapa pentingnya hal itu untuk dilakukan: 1. Pengelolaan keuangan setelah menikah harus diawali dengan niat ibadah supaya makin bersemangat dalam menjalankannya. 2. Menggunakan segala sesuatu secara efektif menjadi kewajiban bersama pasangan setelah menikah, suami berkewajiban menyiapkan segala sesuatu, istri berkewajiban mengelolanya dengan baik. 3. Hindari besar pasak daripada tiang, jika dirasa pengeluaran selalu melebihi pemasukan, usahakan Anda bersama pasangan memiliki sumber pemasukan yang lainnya.
Oleh karena itu, kembali pada ide dasar pengelolaan keuangan setelah menikah harus didasarkan dengan niat ibadah. “Insya’Allah dengan ini semua visi memwujudkan keluarga sakinah melalui kegiatan Bimbingan Pengelola Keuangan Perekonomian Keluarga Sakinah Terbina ini saya optimis bakal terwujud,” tukasnya. (Hd)