Pekanbaru (Inmas)- Perempuan adalah seorang yang sangat berharga memiliki hati lembut dan pandangan yang maju. Di era emansipasi ini, banyak kaum hawa yang ingin menjadi seorang wanita karir. Akan tetapi, hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Karena, butuh gejolak batin dan hati yang menghadang seorang wanita menjadi wanita karir, terlebih jika sudah memiliki keluarga.
Namun hal tersebut bukanlah suatu problem menurut Kepala MAN 2 Model Pekanbaru, Norerlinda, Senin (25/4). Karena perempuan diciptakan dengan segala kelebihanya, seorang wanita pun bisa menjadi wanita karir tapi tetap dapat mengurus keluarganya dengan baik. Untuk itu, jangan takun untuk mendapatkan amanah dari tempatnya bertugas.
“Selaku seorang perempuan saya sangat explor terhadap gerak- gerakan Kartini asal tugas sebagai perempuan tidak kita tinggalkan. Saya pribadi, saya berusaha menyeimbangan antara tugas Negara sebagai ASN, tugas tambahan sebagai kepala madrasah dan sebagai istri dan ibu rumah tangga,” ujarnya optimis tetap bisa menjalankan semua amanah yang dibebankan dalam keluarga dan dalam pekerjaan.
Untuk itu, ia sangat mensupport gebrakan- gebrakan Kartini yang melahirkan emansipasi wanita tetapi dengan tidak menghilangkan kodrat sebagai seorang wanita, apalagi seorang istri dan ibu dari anak- anak. “Untuk itu jangan takut saat mendapatkan amanah, dalam bentuk apapun. Niatkan sebagai ibadah dan jalani dengan santai tampa harus terbabani. Karena yang baik itu adalah saat kita bisa menyeimbangan antara perempuan pemegang amanah dan kodratnya sebagai perempuan dalam rumah tanggah,” ungkapnya bangga sebagia perempuan. (mus/dms)