0 menit baca 0 %

Nikah Hanya Sekali Seumur Hidup

Ringkasan: Pekanbaru (Humas) - Badan Kontak dan Majels Taklim (BKMT) Provinsi Riau taja Pelatihan Sehari "Aktualisasikan Nilai-Nilai Islam dalam Membentuk Keluarga Bahagia" di Pendopo Gubernuran Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (30/03). Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan calon pengantin dengan pembicara K...
Pekanbaru (Humas) - Badan Kontak dan Majels Taklim (BKMT) Provinsi Riau taja Pelatihan Sehari "Aktualisasikan Nilai-Nilai Islam dalam Membentuk Keluarga Bahagia" di Pendopo Gubernuran Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (30/03). Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan calon pengantin dengan pembicara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Riau, Drs H Asyari Nur SH MM. BKMT mengadakan petihan ini akibat dari keprihatinan terhadap tingginya tingkat perceraian di Pekanbaru pada saat ini. Banyak diantara mereka yang mengajukan perceraian dari kalangan PNS. Sebagaimana yang kita tahu PNS merupakan abdi negara yang harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, sehingga seharusnya seorang PNS mampu meredam tingkat perceraian. Pelatihan sehari ini sengaja diadakan untuk calon pengantin (catin) sebagai pencerahan dan pengetahuan baru mengenai kehidupan berumahtangga yang sakinah, mawadah, warrahmah. Pelatihan yang dihadiri oleh Ibu Septina sebagai tamu terhormat sangat diminati oleh Masyarakat Kota Pekanbaru. Kedatangan Kakanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH, MM, yang didampingi oleh Ka.KUA Kec. Tenayan Raya, Drs. H. Damhir, MA, dan Ka.KUA Kec. Sail, Drs. M. Zen, MA, bertindak sebagai pemberi tausiyah. Pada kesempatan ini Beliau mengatakan bahwa pelatihan ini harus diadakan secara rutin agar catin yang sedang merencanakan pernikahan dapat mempersiapkan mental dan jasmani mereka untuk menghadapi kehidupan pernikahan. " Ada 4 hal yang harus dilakukan dalam sebuah pernikahan, yaitu pertama adanya niat pada saat sebelum akad nikah dilaksanakan agar pernikahan tersebut dapat dijalani hanya karena ALLAH SWT, yang kedua saling menjaga perasaan dan saling mempercayai antara suami/istri, poin ketiga jadikanlah pasangan menjadi seseorang yang kita banggakan, keempat isilah rumah tangga dengan selalu beribadah menharapkan ridho Allah SWT, dan yang terakhir yaitu carilah nafkah yang halal untuk keluarga," tausiyah Asyari Nur. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah pernikahan merupakan institusi dasar dari sebuah kehidupan yang dapat membawa kita menuju kebaikan. Pernikahan merupakan tahapan pengendalian diri bagi manusia untuk memiliki kehidupan yang diberkahi oleh Allah SWT. (nvm/anto)