Batam (Humas) - Nabila Al Chirri, Putri dari Syiaruddin bin Effendi dan Nurhamidah yang kini menetap di Bagan Batu Kabupaten RokanHilir ini merupakan Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)bidang Musabaqah Menulis Ilmiah Alquran (MMQ)Putri tingkat nasional pada MTQN XXV di Batam Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.
Alumni IAIN Sumatera Utara jurusan Tafsir Hadits Internasional ini menekuni dunia menulis atau karang-mengarang karena termotivasi menjadi daiyah di media massa.
Ia melihat sekarang kaum muslim terutama muslimah kurang mampu menguasai media padahal siapa yang menguasai media maka dialah yang akan menguasai dunia. “Jadi amat rugi kalau kita tidak mampu memanfaatkan media demi menyiarkan nilai-nilai Islam ke serata penduduk bumi,” katanya di hotel 01 Batam, Jumat (13/6).
Kini, perempuan yang lahir di Pematang Seibaru pada 17-1-1991 ini berkeinginan melanjutkan pendidikan S2 di almamaternya. Lahir dari anak petani membuatnya bercita-cita ingin meraih gelar akademis setinggi-tingginya. “Kalau bisa, saya nanti ingin menjadi dosen. Saya ingin membahagiakan hati kedua orang tua,” kata Nabilla tersenyum.
Ditanya apakah pernah terlintas bakal menjadijuara I tingkat nasional pada ajang MTQ, Nabila menggeleng lemah. Ini serupa mimpi, katanya haru dengan mata berkaca-kaca.
Nabila Al Chirri merupakan satu-satunya kafilah Riau yang mampu meraih juara I pada MTQ Nasional XXV yang berlangsung di komplek Batam Center. Ketika MTQ Provinsi Riau dilaksanakan beberapa waktu lalu ia mewakili kabupaten Rokan Hulu, bukan Kabupaten Rokan Hilir di mana tempat ia dibesarkan oleh kedua orang tuanya.
Walaupun ke depan ia tak bisa lagi mengikuti MTQ Nasional bidang MMQ ini karena telah menyabet juara I nasional, tapi azamnya untuk menulis dan terus menulis tak akan pernah berhenti ialakukan. Ia bertekad ingin menulis dan menulis sepanjang waktu demi memperbaiki tatanan masyarakat. (ghp)